Senduro - Sejumlah pejabat di Lumajang hadir dalam kegiatan Serbu Durian 2020 di pasar Agropolitan Senduro. Bukasan, Wakil Ketua DPRD Lumajang mengapresiasi kegiatan tersebut sebagai bagian promosi prodak lokal.
Namun, ada beberpa hal yang harus jadi koreksi dan harus dibenahi oleh panitia jika akan menggelar kegiatan serupa. Asumsi pengunjung dengan kata "Serbu Durian" pasti akan ada banyak durian di lokasi dengan harga murah dan rasanya enak.
Baca juga: PA Lumajang Tegaskan Pengajuan Perwalian Anak Tidak Sulit Jika Persyaratan Lengkap
"Pengunjung yang datang hari ini pasti berfikir akan banyak durian. Harga murah dan enak, tapi saat kita masuk tidak melihat banyak durian," jelas Bukasan, Sabtu (29/02/2020).
Baca juga: Istri Dominasi Gugatan Cerai di Lumajang, 1.842 Perkara Masuk hingga Pertengahan Juli
Hal yang kedua yang harus diperhatikan, festival serbu durian adalah ajang promosi. Yang namanya promosi, harganya pasti murah dengan kulitas baik. Jangan sampai promoisi malah digunakan kesempatan menjual durian dengan harga tidak normal dan rasanya tidak enak.
"Namanya promosi, tidak boleh pengunjung yang datang banyak yang kecewa. Harganya harus murah dengan kulitas bagus," papar politisi PDI Perjuangan itu.
Baca juga: Resmob Polres Lumajang Ringkus Pelaku Jambret, Diduga Sudah Empat Kali Beraksi di Sejumlah Lokasi
Acara Serbu Durian juga tidak sesuai rencana, pasalanya pengunjung sudah menyebru durian gratis sebelum acara dibuka. Akibatnya, saat Bupati Lumajang Thoriqul Haq dan rombongan sampai di lokasi, durian gratis yang disususn jadi gunungan sudah tinggal daunnya saja. Usai Bupati sambutan, panitia kambali membagikan durian gratis dan kembali diperebutkan.(Yd/red)
Editor : Redaksi