Lumajang - Muncul surat edaran PMI Jawa Timur nomor 267/02.06.00/YANKES/III/2020 tanggal 3 Maret 2020 tentang 65 warga Jatim suspect corona. 4 orang diantaranya adalah warga Lumajang yang pulang dari Wuhan-China.
Dr. Bayu Wobowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang langsung merespon kabar tersebut agar tidak menimbulkan keresahan. Data yang dikeluarkan oleh PMI Jatim bukan orang-orang yang suspect Corona, melainkan data warga Jatim yang pernah di karantina di Natuna setelah pulang dari China.
Baca juga: Remisi HUT ke-81 RI, 469 Warga Binaan Lapas Lumajang Diusulkan Dapat Pengurangan Masa Pidana
"Rilis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, meraka orang sehat yang pernah di karantina 14 hari di Natuna, setelah pulang dari China," ujar Bayu kepada Lumajangsatu.com, Kamis (05/03/2020).
Baca juga: Pemkab Lumajang Dorong Pelajar Biasakan Menabung Lewat Program KEJAR
Warga yang sudah dikarantina dan dinyatakan sehat dapat sertifikat dari Kementrian Kesehatan. Warga Lumajang yang sudah di karantina langsung pulang ke daerah masing-masing. "Mereka sudah dinyatakan sehat oleh Kemenkes dan sudah pulang ke Lumajang," imbuhnya.
Baca juga: Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Lumajang Silaturahmi ke Pengadilan Negeri
Dr. Bayu menghimbau warga Lumajang tidak perlu panik dalam menghadapi kabar virus Corona. Warga diminta tetap menjaga kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat. "Tidak perlu panik, tetap jaga kesehatan dengan pola hidup sehat," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi