Lumajang - Muncul surat edaran PMI Jawa Timur nomor 267/02.06.00/YANKES/III/2020 tanggal 3 Maret 2020 tentang 65 warga Jatim suspect corona. 4 orang diantaranya adalah warga Lumajang yang pulang dari Wuhan-China.
Dr. Bayu Wobowo, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lumajang langsung merespon kabar tersebut agar tidak menimbulkan keresahan. Data yang dikeluarkan oleh PMI Jatim bukan orang-orang yang suspect Corona, melainkan data warga Jatim yang pernah di karantina di Natuna setelah pulang dari China.
Baca juga: Air Mata Haru di Rumah Reyot: Polisi Datang Bawa Harapan untuk Nenek Murtimah
"Rilis dari Dinas Kesehatan Provinsi Jatim, meraka orang sehat yang pernah di karantina 14 hari di Natuna, setelah pulang dari China," ujar Bayu kepada Lumajangsatu.com, Kamis (05/03/2020).
Baca juga: Mudik Gratis 2026, Pemkab Lumajang Prioritaskan Keselamatan Warga
Warga yang sudah dikarantina dan dinyatakan sehat dapat sertifikat dari Kementrian Kesehatan. Warga Lumajang yang sudah di karantina langsung pulang ke daerah masing-masing. "Mereka sudah dinyatakan sehat oleh Kemenkes dan sudah pulang ke Lumajang," imbuhnya.
Baca juga: BPJS PBI Disesuaikan, Pemkab Lumajang Tegas: Pasien Tak Boleh Ditolak!
Dr. Bayu menghimbau warga Lumajang tidak perlu panik dalam menghadapi kabar virus Corona. Warga diminta tetap menjaga kesehatan dengan menjaga pola hidup sehat. "Tidak perlu panik, tetap jaga kesehatan dengan pola hidup sehat," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi