Lumajang - Lagi, satu orang asal Kecamatan Sukodono dirujuk ke Rumah Sakit Syaiful Anwar Malang lantaran memiliki penyakit Pneumonia atau gangguan penfasan pada paru-parunya. Dia adalah tokoh agama yang baru pulang umroh sebelumnya dirawat salah satu RS swasta dan dirujuk lantaran tidak alami kemajuan kondisi kesehatan.
"Kemarin ada 1 pasien PDP meninggal, kita ada 1 lagi PDP dirujuk ke RSSA Malang," kata Dr. Halimi Maksum, Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang saat Bupati gelar Pres rilis di pedopo, Sabtu (21/3/2020).
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Pasien tersebut baru pulang dari Umroh dan mengalami gangguan kesehatan pada paru-paru dan ada penyakit bawaan seperti diabet serta jantung. "Karena gangguan pada paru-parunya dan pernafasan diperlukan rujukan," terangnya.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
Masyarakat harus paham mengenai Pasien PDP, karena belum masuk kategori terpapar atau Positif. Namun, memiliki gejala gangguan pada paru-parunya.
Bupati Lumajang, Thoriqul Haq berharap masyarakatnya tetap tentang dan hindari banyak kontak fisik. Selain itu menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan keluarga masing-masing.
Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pemusnahan Barang Bukti 54 Perkara Berkekuatan Hukum Tetap
"Tetap tenang, Tim terus bekerja," jelasnya.
Data Dinas Kesehatan Lumajang ada 19 orang dalam pengawasan (ODP) dan 1 Orang Pasien Dalam Pengawasan serta 1 Orang Meninggal. (ls/red)
Editor : Redaksi