Lumajang - Pertanggal 11 April 2020, sudah ada 8 orang yang dinyatakan positif Covid 19. 2 orang diantaranya sudah meninggal dunia saat masih berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid 19.
dr. Bayu Wobowo IGN, Kepala Dinas Kesehatan Lumajang menyatakan, yang terakhir insial R (49) warga Kecamatan Sukodono meninggal. R meninggal di RSUD dr. Haryoto tanggal 09 April 2020 sekitar pukul 09.00 wib. Sedangan SP (62) warga Kecamatan Tempeh juga meninggal dengan penyakit penyerta.
Baca juga: Polisi Bekuk Residivis Curanmor di Lumajang, Satu Penadah Turut Diamankan
Dari catatan medis, R memiliki riwayat sakit jantung dan diabetes. "R dari catatan dokter yang menangani memiliki riwayat sakit jantung dan diabetes," jelas Bayu usai rilis update terbaru Covid 19 di Pendopo Arya Wiraraja Lumajang, Sabtu (11/04/2020).
Baca juga: Polda Jatim Perkuat Kampung Tertib Lalu Lintas di Lumajang, Warga Didorong Jadi Garda Keselamatan
Covid 19 jika menjangkiti orang yang memiliki riwayat penyakit penyerta maka akan mengakibatkan kondisi memburuk. Namun, jika Covid 19 menjangkiti orang yang sehat, maka biasanya tanpa gejala parah dan juga sangat berbahaya, karena sulit terdeteksi dan bisa menularkan kepada orang lain.
"Kalau menjangkiti orang sehat, biasanya tidak ada gejala atau OTG (orang tanpa gejala)," jelasnya.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Dorong Optimalisasi Wisata Selokambang, Genjot PAD dan Ekonomi Warga
Saat ini, 6 pasien postif Covid 19 sedang di isolasi di RSUD dr. Haryoto. Para pasien dalam kondisi baik dan tinggal menunggu hasil swab apakah sudah negatif atau tidak. "Kondisinya sudah baik," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi