Lumajang - Pemerintah Kabupaten Lumajang menyiapkan dua skema isolasi bagi pemudik untuk mencegah pagebluk Covid 19 menyebar. Pertama isolasi mandiri dan kedua isolasi terpadu yang disediakan oleh pemerintah selama 14 hari. "Ada dua skema isolasi bagi para pemudik," ujar Thoriqul Haq, Bupati Lumajang, Kamis (16/04/2020).
Isolasi mandiri, keluarga pemudik menyiapkan tempat secara mandiri bagi warga yang pulang ke Lumajang. Sedangkan isolasi terpadu, pemerintah menyiapkan wisma atlet di Stadion Semeru dan tempat diklat di kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD).
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
"Tapi saya berharap para pemudik melakukan isolasi mandiri," jelasnya.
Baca juga: Bupati Lumajang: SDM Unggul Jadi Kunci Hadapi Tantangan Zaman
Para pemudik yang melakukan isolasi mandiri diminta melapor kepada gugus tugas dan Pemerintah Desa. Petugas kesehatan akan melakukan pemantauan selama 14 hari, apakah pemudik yang pulang tidak mengalami gejala terjangkit Covid 19.
Baca juga: DPRD Lumajang Terima Aspirasi Aliansi Masyarakat Soal Keberlanjutan Program MBG
Warga yang melakukan isolasi mandiri diharapkan tertib agar ikut membantu pemerintah dalam mencegah penularan Corona. Jangan keluar rumah, selalu memakai masker dan rajin cuci tangan. "Kita berharap para pemudik tertib saat menjalani isolasi," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi