Jatiroto - Seorang anggota Satgas Keamanan Desa (SKD) Kaliboto Lor Kecamatan Jatiroto menjadi korban penganiayaan sekitar pukul 23.00 wib (18/04). Marsum, anggota SKD mengalami luka di bagian perut dan tangan dan harus dilarikan ke rumah sakit Jatiroto.
Kronologis kejadian bermula saat jam 22.30 wib (18/04), Marsum melakukan patroli keliling Desa bersama dengan SKD yang lain serta didampingi Kepala Desa Kaliboto Lor. Ketika mampir disebuah warung kopi, korban menegur Mar'i saat mengegas-gas motor yang membuat bising. Teguran tersebut tidak digubris oleh Mar'i hingga sempat terjadi adu mulut anatara Marsum dan Mar'i.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Dukung Ranupani Jadi Desa Tangguh Bencana - DESTANA
Saat cek-cok antara Marsum dan Mar'i, anggota SKD yang lain melerannya. Mar'i kemudian pulang dan kembali lagi bersama dengan Marhub warga Pringtalian Desa Jatiroto. Mar'i dan Marhub kemudian membacok korban dengan membabi buta hingga luka parah.
Baca juga: BPBD Resmi Bentuk Desa Tangguh Bencana di Ranupani
"Saat ini pelaku kritis terdapat 2 luka bacok dikepala dan diperut," Kata Kapolsek Jatiroto AKP Rudi Isyanto SH, Minggu (19/04/2020).
Baca juga: Tanggul Terkikis Lahar Dingin, Warga Sumberwuluh Tetap Waspada dan Bergotong Royong
Untuk satu pelaku sudah diamankan di Polsek Jatiroto namun yang lain masih dalam pengejaran. Hingga berita ini diturunkan motif masih didalami oleh pihak polisi. "Motifnya masih kita dalami, satu palaku sudah kita amankan dan pelaku lain masih melarikan diri," pungkasnya.(Ind/Yd/red)
Editor : Redaksi