Randuagung - KSPP Syari'ah BMT NU Randuagung Kabupaten Lumajang mulai melakukan program restrukturisasi bagi mitra. Hal itu sebagai tindak lanjut dari arahan pemerintah, agar ikut membantu masyarakat yang terdampak secara ekonomi akibat pagebluk Covid 19.
"Untuk meringankan beban mitra, kita sudah lakukan restrukturisasi," ujar Bahrul Ulum, Kepala Cabang BMT NU Randuagung Kabupaten Lumajang, Selasa (21/04/2020).
Baca juga: Jelang Subuh, Rotator Biru Polisi Sisir Jalanan Ranuyoso, Cegah Begal dan Curanmor
Dari 1.300 mitra BMT NU Randuagung sudah ada 11 mitra yang secara resmi mengajukan restrukturisasi. Sedangkan sisanya masih melakukan angsuran seperti biasa, karena tidak terdampak begitu parah akibat pagebluk.
Baca juga: STIH Jenderal Sudirman Lumajang Resmi Buka Perkuliahan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL)
Restrukturisasi bisa berbentuk penundaan 6 bulan pembayaran jasa pembiayaan dan pokok. Ada juga yang hanya membayar jasa pembiyaan dan menunda pembayaran pokok. "Bagi mitra yang benar-benar terdampak, mereka mengajukan penundaan pembayaran," jelasnya.
Akibat pagebluk Covid 19, semua sektor ekonomi terganggu bahkan ada yang berhenti total. BMT NU Randuagung akan melakukan upaya agar tidak membebani mitra, namun tidak mengganggu keuangan BMT NU. "Kita memang ada penurunan pendapatan ya, tapi masih dalam batas wajar," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi