Diminta Taati Prokes dan Jaga Nilai Pesantren

Ratusan Mahasiswa IAI Syarifuddin Lumajang KKN Ditengah Pandemi

lumajangsatu.com
Ratusan Mahasiswa IAI Syarifuddin Lumajang dilepas KKN 2020.

Kedungjajang - Ratusan mahasiswa Institut Agama Islam (IAI) Syarifuddin Lumajang akan menjalani Kuliah Kerja Nyata (KKN) ditengah Pandemi Covid-19. Rektor IAI Syarifuddin, KH. Adnan Syarif menghimbau mahasiswa wajib memperhatikan protokol kesehatan memakai masker dan jaga jarak.

"Saya nitip, Kampus ini adalah berbasis pesantren untuk menjaga nilai-nilai islam disaat berada ditengah masyarakat," kata Kyai Adnan saat memberikan sambuat di halaman Kampus Hijau, Minggu (09/11/2020).

Baca juga: Peduli Pengembangan Atlet Santri, Ning Laila Serahkan Alat Pertandingan di Kejurkab VII Trisula 2026 Pagar Nusa Lumajang

Dia mengaku KKN kali ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, karena mahasiswa menjalanan kegiatan tak jauh dari rumahnya . Sehingga ini kesempatan luar biasa memberikan pengabdian pada masyarakat sekitarnya.

"Jaga etika dan menyesuaikan dengan kultur warga sekitar," terangnya.

Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa

Pelepasan mahasiswa KKN dilakukan dengan memperhatikan protokol kesehatan. Mahasiswa sangat antusias untuk memberikan sumbangsih pemikiran dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat desa dengan metode Partisipatory Action Research (PAR).

Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi

Ketua KKN IAI Syarifuddin, Ahmad Hafid Lubis mengaku, pandemi adalah tantangan terbesar bagi mahasiswa dalam melakukan pendampingan pada masyarakat menyelesaikan temuan masalah oleh kelompok warga. Dampak luar biasa bagi ekonomi, pendidikan dan kesehatan sangat dirasakan masyarakat desa.

"Inilah saatnya Mahasiswa IAI Syarifuddin memberikan sumbangsih pengetahuan untuk masyarakat disaat pandemi, prokes tetap diperhatikan," terang Calon Doktor Unisma Malang itu. (Ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru