Gerakan Santri Bermasker

Kapolres Lumajang AKBP Eka Kunjungi Ponpes Darun Najah

lumajangsatu.com
Kapolres Lumajang AKBP Eka Kunjungi Ponpes Darun Najah
Kapolres Lumajang berkunjung ke Ponpes Darun Najah.

Lumajang - Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti Hananto Seno SH SIK M,Si melakukan kunjungan ke Pondok Pesantren Darun Najah Kecamatan Sumbersuko untuk tindak lanjut dari program Polda Gerakan Santri Bermasker, ternyata Ponpes ini yang patuh terhadap prokes Jumat, (5/3/2021).

Pada kesempatan silaturahmi tersebut, Kapolres menyampaikan pentingnya penegakan protokol kesehatan di lingkungan pondok pesantren. Kapolres menyinggung pentingnya makna dari Gerakan Santri Bermasker bagi penanggulangan pandemi Covid-19.

Baca juga: Akhirnya Wisata Kalipinusan Poncosumo Sumberwuluh Lumajang Terapkan Tiket Masuk Perkepala

AKBP Eka mengatakan penegakan disiplin protokol kesehatan di lingkungan pondok pesantren diharapkan akan memberikan tauladan kepada masyarakat luas. Hampir setiap minggu kunjungan ke Pondok Pesantren ia lakukan, sedangkan di Darun Najah merupakan kunjungan yang ke 4.

Dari hasil pantauan usai kunjungan bahwa hari ini bertepatan dengan wali santri mengunjungi pondok namun dari segi protokol kesehatan tidak ada pelanggaran karena dari keluar masuknya dijaga.

Baca juga: DPRD Ajak Pers Bersama Ikut Awasi Pembangunan Lumajang

"Tempat cuci tangan dimana-mana, ada pengukur suhunya dan diberi jarak untuk tidak saling bersentuhan" Kata AKBP Eka.

Pihaknya berharap agar Pondok Pesantren di Lumajang bisa menerapkan prokes seperti di Darun Najah. Sedangkan menurut Direktur Pendidikan Ponpes Darun Najah Gus Labibul Wildan (33) mengatakan bahwa pengiriman santri dilakukan sebulan sekali dan selalu menerapkan protokol kesehatan, disamping itu pihaknya mengucapkan terima kasih atas kunjungan dari Kapolres Lumajang.

Baca juga: Masuk Tumpak Sewu Lumajang, Wisatawan Lokal Tiket 20 Ribu dan Wisatawan Asing 100 Ribu

Diakhir kunjungan Kapolres Lumajang AKBP Eka Yekti juga memberikan bansos dan semoga bermanfaat. (ind/ls/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru