Candipuro - Tanggul penahan banjir yang hampir jebol di sungai Rejali Desa Sumberwuluh Kecamatan Candipuro mulai dipasang Bronjong. Anggaran pemasangan geronjong dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur.
"Pengerjaannya tinggal 7 hari lagi, progresnya sangat baik," ujar Joko Sambang Kabid KRR BPBD Kabupaten Lumajang usai melihat pembangunan geronjong, Kamis (11/03/2021).
Baca juga: Air Mata Haru di Rumah Reyot: Polisi Datang Bawa Harapan untuk Nenek Murtimah
Awalnya, tanggul penahan banjir tersebut abrol saat terjadi banjir lahar Semeru. Kemudian dilakukan pengurukan agar air tidak langsung menghantam tanggul saat terjadi banjir.
Baca juga: Mudik Gratis 2026, Pemkab Lumajang Prioritaskan Keselamatan Warga
Namun, saat terjadi banjir besar Minggu lalu, sidimentasi dari material pasir malah hampir sama dengan tingginya tanggul. Dikhawatirkan, jika terjadi banjir dan aliran sungainya lurus akan meluber dan masuk ke permukiman warga.
Dari data BPBD, jika air meluap warga terdampak langsung sekitar 1.000an lebih. Namun, yang berbahaya aliran banjir jika terus mengalir kebawah ada beberapa Desa seperti Sumberwuluh, Jarit dan Jugosari yang juga akan terdampak.
Baca juga: Dari Mimbar Masjid, Kapolsek Candipuro Tekankan Pentingnya Stabilitas Wilayah
"Kita terus lakukan upaya agar tanggul penahan banjir tidak sampai jebol," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi