Jatiroto - PAC Ansor Banser Jatiroto sukses menggelar Diklatsar Banser yang diikuti 72 peserta. Penutupan dihadiri langsung pengurus PC Ansor dan Kasatkorcab Banser Kabupaten Lumajang H. Thoriqul Haq yang juga menjabat sebagai Bupati Lumajang, Minggu (14/03/2021).
Dalam amanatnya, Cak Thoriq meminta Banser harus menjadi garda terdepan menjaga ulama dan benteng NKRI. Jika ada di Desa-Desa orang atau kelompok berbicara soal khilafah dan ingin merubah NKRI, maka Banser harus berada di depan dan mengusirnya.
Baca juga: Perkuat Sinergi Kamtibmas, Kapolres Lumajang Terima Silaturahmi Ketua Umum DPP Madas Sedarah
"Mereka tidak tahu bagaimana rasanya berjuang memerdekaan Indonesia. Pendiri NU sudah merasakan itu dan kita wajib menjaganya," jelas Cak Toriq.
Baca juga: Kukuhkan 6 Bidang Kepengurusan, GP Ansor Lumajang Usung Visi Bergerak dan Berdampak
Ansor dan Banser Lumajang akan terus melakukan Diklatsar dengan target 10.000 Banser baru. Saat ini, baru sekitar 5 ribu Banser baru sudah mengikuti pelatihan dasar. "Kita akan mencetak 10 ribu Banser baru," terangnya.
Cak Thoriq juga memerintahkan agar Banser setiap Jum'at ikut melakukan pengaturan di masjid-masjid. Dengan berpakaian lengkap, Banser bersama takmir ikut mengatur ketertiban saat sholat Jum'at.
Baca juga: Remisi HUT ke-81 RI, 469 Warga Binaan Lapas Lumajang Diusulkan Dapat Pengurangan Masa Pidana
"Banser saya minta ikut membantu takmir masjid dalam menjaga kegiatan sholat Jum'at," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi