Lumajang - Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Lumajang bergerak cepat menangani pohon tumbang yang memutus jalur Senduro - Ranupani, Kamis (18/11/2021) kemarin. Kini jalur menuju desa tertinggi di Pulaua Jawa bisa dilalui kendaran umum.
Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang, Joko Sambang mengatakan, saat ada kabar pohon tumbang jenis bulu dengan diameter 60 centimenter langsung mengerahkan TRC. Sehingga dengan cepat dievakuasi dengan alat mesin pemotong.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
"Kemarin sore, sudah selesai dan malamnya bisa dilalui," kata Joko saat dihubungi lumajangsatu.com.
Baca juga: DPRD Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD Lumajang Tahun Anggaran 2025
Jalan Senduro - Ranu Pani adalah jalur alternatif dengan melintas Hutan Tropis Alami yang dikelola oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jalur ini banyak sekali pohon usia tua yang berada dikanan kiri jalan.
"Pohon tumbang di Jalur Ranu Pane Senduro memang usia sudah tua," paparnya.
Baca juga: DPRD Lumajang Selesaikan Pembahasan LPJ Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025
BPBD menghimbau masyarakat yang melihat di jalur Ranu Pane untuk waspada dan tidak melintas saat hujan melanda. (har)
Editor : Redaksi