Lumajang - Tim Reaksi Cepat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (TRC BPBD) Lumajang bergerak cepat menangani pohon tumbang yang memutus jalur Senduro - Ranupani, Kamis (18/11/2021) kemarin. Kini jalur menuju desa tertinggi di Pulaua Jawa bisa dilalui kendaran umum.
Kabid Kedaruratan, Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Lumajang, Joko Sambang mengatakan, saat ada kabar pohon tumbang jenis bulu dengan diameter 60 centimenter langsung mengerahkan TRC. Sehingga dengan cepat dievakuasi dengan alat mesin pemotong.
Baca juga: Dosen Unisya Teliti Warisan Budaya Pencak Sholat Lumajang, Raih Award Kementerian Kebudayaan
"Kemarin sore, sudah selesai dan malamnya bisa dilalui," kata Joko saat dihubungi lumajangsatu.com.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Jalan Senduro - Ranu Pani adalah jalur alternatif dengan melintas Hutan Tropis Alami yang dikelola oleh Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Jalur ini banyak sekali pohon usia tua yang berada dikanan kiri jalan.
"Pohon tumbang di Jalur Ranu Pane Senduro memang usia sudah tua," paparnya.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
BPBD menghimbau masyarakat yang melihat di jalur Ranu Pane untuk waspada dan tidak melintas saat hujan melanda. (har)
Editor : Redaksi