Belum Bisa di Evakuasi

Warga di Curah Kobokan Lumajang Masih Terjebak Erupsi Semeru

lumajangsatu.com
Sejumlah warga hingga malam hari diduga masih terjebak erupsi gunung Semeru

Candipuro - Puluhan warga Pronojiwo di Dusun Curah Kobokan diperkirakan masih terjebak di rumah atau tempat ibadah. Pasalnya, evakuasi masih belum bisa dilakukan karena kondisi aliran lahar Semeru masih panas.

"Kayaknya masih banyak mas, kita tidak bisa menyisir lokasi karena air masih panas," ujar Cik Ono, Kepala Desa Penanggal yang ikut melakukan evakuasi, Sabtu (04/12/202).

Baca juga: Harry Purwanto, Akademisi dan Praktisi Media yang Mengembangkan Komunikasi Digital Indonesia di Lumajang

Beredar rekaman suara kepanikan warga Curah Kobokan yang mengungsi di tempat ibadah dan perlu di evakuasi. Tak hanya itu, banyak warga yang terjebak di dalam rumah kondisinya mulai mengalami sesak nafas karena debu erupsi masih cukup tebal.

Baca juga: Periksa 14 Truk di Pasirian, Polisi Temukan KIR Kedaluwarsa hingga SIM Tak Sesuai

Bupati Lumajang Thoriqul Haq juga sudah memerintahkan Puskesmas dan Rumah Sakait untuk siaga. Hal itu untuk antisipasi banyaknya korban letusan Semeru yang harus dirawat.

Baca juga: Perkuat 10 Program Pokok PKK, Lumajang Dorong Pemberdayaan Keluarga Berbasis Potensi Lokal

Petugas dari TNI, Polri, BPBD dan relawan juga sudah merapat ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Semeru memuntahkan lava pijar sekitar sore bersamaan dengan hujan yang membuat warga sekitar berhamburan menyelamatakan diri.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru