Sukodono - Ziarah makam raja pertama Lumajang pada puncak Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-766 digelar dimasa Lumajang berduka. Pasalnya, tanggal 4 Desember 2021, Semeru erupsi yang mengakibatkan puluhan warga Lumajang meninggal, ratusan kehilangan rumah dan puluhan fasilitas publik rusak.
Momen ziarah makam Situs Biting sekaligus digunakan untuk berdoa agar Kabupaten Lumajang senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari musibah.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
Bupati menjelaskan bahwa ziarah tersebut dilakukan secara rutin setiap puncak Harjalu, sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendo'akan Raja pertama Kerajaan Lamadjang Tigang Juru, Arya Wiraraja dan para petinggi kerajaan lainnya.
Baca juga: Lumajang Matangkan Persiapan Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Siap Hadirkan Pagelaran Budaya Berkesan
"Doa bersama di petilasan makam Arya Wiraraja sebagai rasa kenang kita yang telah mendahului kita dan para sesepuh kita yang turut andil adanya Kabupaten Lumajang," ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Selasa (14/12/2021).
Dalam kesempatan ini Bupati juga mengajak berdo'a bersama agar duka Semeru segera usai dan masyarakat kembali beraktifitas normal seperti sedia kala.
Baca juga: Bupati Lumajang: SDM Unggul Jadi Kunci Hadapi Tantangan Zaman
"Saya mohon doa, semoga istigotsah sebagai jalan sekaligus ikhtiar kita memohon kepada Allah semoga kita terhindar dan terselamatkan dari musibah," jelasnya.(Kom/red)
Editor : Redaksi