Sukodono - Ziarah makam raja pertama Lumajang pada puncak Hari Jadi Lumajang (Harjalu) ke-766 digelar dimasa Lumajang berduka. Pasalnya, tanggal 4 Desember 2021, Semeru erupsi yang mengakibatkan puluhan warga Lumajang meninggal, ratusan kehilangan rumah dan puluhan fasilitas publik rusak.
Momen ziarah makam Situs Biting sekaligus digunakan untuk berdoa agar Kabupaten Lumajang senantiasa diberikan keselamatan dan dijauhkan dari musibah.
Baca juga: Polsek Pasirian dan Koramil Gotong Royong Bangun Asrama Putri Ponpes Hidayatul Mustofa
Bupati menjelaskan bahwa ziarah tersebut dilakukan secara rutin setiap puncak Harjalu, sebagai bentuk penghormatan sekaligus mendo'akan Raja pertama Kerajaan Lamadjang Tigang Juru, Arya Wiraraja dan para petinggi kerajaan lainnya.
Baca juga: Bripda Yoga Ananda Harumkan Polres Lumajang di Kejuaraan Karate Nasional
"Doa bersama di petilasan makam Arya Wiraraja sebagai rasa kenang kita yang telah mendahului kita dan para sesepuh kita yang turut andil adanya Kabupaten Lumajang," ujar Bupati Lumajang Thoriqul Haq, Selasa (14/12/2021).
Dalam kesempatan ini Bupati juga mengajak berdo'a bersama agar duka Semeru segera usai dan masyarakat kembali beraktifitas normal seperti sedia kala.
Baca juga: Antisipasi Kejahatan 4C, Timsus Polres Lumajang Gelar Patroli Dini Hari
"Saya mohon doa, semoga istigotsah sebagai jalan sekaligus ikhtiar kita memohon kepada Allah semoga kita terhindar dan terselamatkan dari musibah," jelasnya.(Kom/red)
Editor : Redaksi