Sukodono - Pemerintah Kabupaten Lumajang dan Satgas Bencana Erupsi Semeru menggelar rapat koordinasi dengan para relawan. Rakor digelar untuk membahas rencana pembangunan hunian sementara (Huntara) dan proses pemulihan bagi korban erupsi Semeru.
Thoriqul Haq, Bupati Lumajang berterima kasih kepada para relawan yang sudah sebulan lebih berada di Lumajang. Kehadiran para relawan sangat meringankan keraja pemerintah dalam penanganan bencana.
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
"Terima kasih para relawan," ujar cak Thoriq saat sambutan diacara rakor, Kamis (06/01/2022).
Cak Thoriq juga menyampikan jika ada persoalan dilapangan, kiranya bisa diselesaikan dengan hati dan kepala yang dingin. Sebab, semua yang datang ke Lumajang memiliki tujuan yang sama untuk kemanusiaan.
"Mulai viral video cak Sodiq, syuting sinetron, selfie lokasi bencana dan terakhir video relawan vs mas Iwan, iya kita kecewa, tapi kalau kita hanya ngurusi ini terus, urusan relokasi gak mari-mari," paparnya.
Dalam paparan Kepala DPKP (Dinas Perumahan Dan Kawasan Pemukiman) disampaikan tentang siteplan pembangunan Huntara di lokasi relokasi. Ada fasilitas umum, lapangan, pasar, masjid, kandang terpadu dan lainnya.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Hingga saat ini sudah ada 156 kapling siap bangun dari targetnya 500 lebih kapling. dari 40 Non-Governmental Organization (NGO) yang sudah mengisi data googleform tercatat siap untuk membanguan 1.620 Huntara
"Dari data googleform NGO yang siap membantu, tercatat ada 1.620 yang siap dibangun oleh para donatur," jelas Endah Mardiana,ST.MT Kepala DPKP Lumajang.(Yd/red)
Editor : Redaksi