Lumajang - Gunung Semeru kembali erupsi mengeluarkan awan panas guguran (APG) dengan jarak luncur mencapai 3,5 Km ke arah tenggara Besuk Kobokan dan Besuk Lengkong Sabtu, (19/3/2022) pagi. Bahkan dalam rekaman CCTV terlihat saat Gunung Semeru Erupsi jalur alternatif penghubung Lumajang Malang yang melewati jalur luncuran lahar masih aktif dilintasi warga.
Hal tersebut tentu sangat berbahaya mengingat aktivitas semeru bertahan di level 3. APG membentuk kolom abu membumbung keatas dengan ketinggian kurang lebih 1000 meter dari puncak.
Baca juga: Sambut HUT ke-81 RI, Polsek Tempursari Semarakkan Kemerdekaan dengan Bagikan Bendera ke Pengendara
Meskipun tidak ada dampak yang ditimbulkan dari erupsi yang terjadi, namun Semeru masih bertahan di level 03 atau siaga dan warga diminta lebih waspada. Laporan dari pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMG) Gunung Sawur, APG yang terjadi terekam di seismograf 20mm dan berdurasi 332 detik.
Baca juga: Kapolres Lumajang Ajak Mahasiswa Rawat Kebhinekaan di Tengah Polarisasi Ruang Digital
Kalaksa BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi menghimbau warga diminta waspada dan tidak beraktivitas apapun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13Km dari puncak kawah, serta tidak melalukan aktivitas pada jarak 500meter dari tepi sungai kalur Besuk Kobokan.
Baca juga: 150 Buruh Pabrik Rokok di Lumajang Terima BLT DBHCHT, Bupati: Semoga Ringankan Beban Keluarga
"Erupsi yang terjadi masih dalam skala aman dan tidak ada dampak yang ditimbulkan" kata Patria.(Ind/yd/red)
Editor : Redaksi