Candipuro - Para penyintas korban erupsi Semeru yang berada di pengungsian Desa Penanggal tetap semangat menjalani ibadah puasa. Warga di pengungsian menggelar sholat tarawih bersama di masjid darurat yang dibangun di lapangan Desa Penanggal.
Mufidun Alamin, Sekdes Penanggal menyatakan warga menjalani ibadah puasa seperti bisa meski ditengah keterbatasan. Sholawat tarawih digelar di masjid darurat yang dibangun dari bambu dengan beratapkan daun tebu (welit).
Sebelum bulan puasa tiba, warga juga menggelar Kenduri Katrisna Bumi Mahameru dengan membuat tumpeng nasi kuning. Setelah dilakukan do'a bersama, kemudian tumpeng di makan bersama.
Baca juga: Sukan S.H., M.Pd Terpilih Jadi Ketua PD-IPARI Lumajang Periode 2026-2030
"Warga di pengungsian menggelar sholat tarawih di masjid darurat yang dibangun di lapangan Desa Penanggal," papar Amin, Selasa (05/04/2022).
Baca juga: Lumajang Matangkan Persiapan Segoro Topeng Kaliwungu 2026, Siap Hadirkan Pagelaran Budaya Berkesan
Untuk buka dan sahur, dilakukan secara bersama-sama atau Bukber. Dapur Umum yang sebelumnya menyuplai makanan dalam bentuk nasi kotak, saat puasa dapur umum menyuplai makanan untuk dimakan secara bersama-sama.(Yd/red)
Editor : Redaksi