Candipuro - Pembangunan jembatan gantung pengganti gladak Perak ditargetkan rampung akhir bulan April 2022. Saat ini, prgres pembangunan sudah pada tahap pemasangan lantai jembatan sepanjang 100 meter itu.
Abdul Aziz, Sekcam Candipuro menyatakan, dari keterangan pekerja proyek saat hari raya jembatan tersebut ditargetkan sudah bisa dilintasi roda dua. Pekerjaan terus dikebut, meskipun kadang cuaca menjadi kendala sehingga para pekerja harus berhenti.
Baca juga: Antrean SPBU di Lumajang Mengular, Pertamina Pastikan Stok Pertalite Terus Diperkuat
"Ditargetkan akhir bulan April sudah selesai, semoga saat hari raya sudah bisa dilewati sepeda motor," terang Aziz, Rabu (06/04/2022).
Pekerjaan pembangunan jembatan memang sedikit molor dari jadwal awal. Pasalnya, bebatuan di jembatan perak sangat keras, sehingga banyak alat-alat rusak, patah. Padahal, kondisi alat sangat bagus dan masih baru.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Ikuti Sekarkijang QRIS Run 5K, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Penguatan UMKM Lokal
"Memang banyak kendala teknis dan alam, sehingga target awal sedikit molor," imbuhnya.
Jika jembatan gantung sudah selesai, warga Pronojiwo dan Tempursari tidak perlu lagi lewat Curah Kobokan. Namun, jembatan hanya bisa dilintasi roda dua, sedangkan roda empat tetap harus lewat di jalur Curah Kobokan.(Yd/red)
Baca juga: Perselisihan Jalan Memanas, Lansia 67 Tahun Dibacok hingga Luka di Lumajang
Editor : Redaksi