Kedungjajang - Bupati Lumajang Thoriqul Haq sudah menyampikan nota keuangan Raperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Tahun Anggaran 2023. R-APBD tahun 2023 akan segera dibahas oleh komisi di DPRD bersama mitra kerja.
Cak Thoriq menjelaskan, fokus APBD tahun 2023 adalah menyelesaikan sejumlah janji politik yang belum terealisasaikan. Salah satunya adalah pembangunan jalan penghubung Pasirian-Tempursari yang terputus akibat abrasi di Watu Godeg.
Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot
Hasil evaluasi, jalan Pasirian-Tempursari akan dikerjakan bersamaan dengan pembuatan jalan lintas selatan (JLS). Namun, informasi terbaru anggaran JLS yang bersumber dari APBN masih memperhitungkan ketersediaan anggaran karena membutuhkan banyak dana sebab harus membelah gunung.
Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA
"Nah ini menjadi prioritas program dari 4 tahun yang sudah berjalan," terang Thoriqul Haq di gedung wakil rakyat Wonorejo, Rabu (09/11/2022).
Sedangkan untuk program insentif seperti pendidikan, santunan kematian, insentif guru ngaji dan lainnya sudah berjalan. Berikutnya juga fokus program perbaikan tatakelola pertambangan pasir di Lumajang.
Oktafiani SH., MH, Wakil Ketua DPRD Lumajang menyatakan bahwa dalam 4 hari akan dilakukan pembahasan komisi bersama mitra kerja. Diharapkan, pembahasan tidak molor, sehingga R-APBD Kabupaten Lumajang tahun 2023 bisa disahkan tepat waktu.(Yd/red)
Editor : Redaksi