Dampak APG Semeru

Pasca APG Semeru Jembatan Gladak Perak Lumajang Masih Ditutup

lumajangsatu.com
Jembatan Gladak Perak (Doc : Kominfo)

Lumajang - Jembatan gantung Gladak Perak yang menghubungkan Kecamatan Candipuro dengan Kecamatan Pronojiwo di Kabupaten Lumajang, sekaligus penghubung dengan Kabupaten Malang masih ditutup untuk umum pascaerupsi Gunung Semeru. Hal ini karena masih ada bekas longsoran dan jalan bebatuan yang mengkhawatirkan pengguna jalan,

 

Baca juga: TP PKK Lumajang Perkuat Tertib Administrasi, Program Pemberdayaan Keluarga Didorong Lebih Berdampak

Bupati Lumajang Thoriqul Haq dalam kunjungannya melihat kondisi jembatan mengatakan bahwa, penggunaan Jembatan Gantung Gladak Perak saat ini hanya diperuntukkan untuk keadaan darurat. Penggunaannya pun harus mendapatkan kawalan dari petugas.

 

Baca juga: PKK Lumajang Ajak Orang Tua Lengkapi Imunisasi Anak, Perlindungan Dimulai Sejak Dini

Sedangkan untuk progres pembangunan jembatan Gladak Perak sudah mencapai 95 persen, namun karena ada bencana awan panas guguran kembali maka kemungkinan penyelesaiannya agak molor. Sementara, untuk akses menuju Pronojiwo via Curah Kobokan juga belum dapat diakses karena Dusun Kajar Kuning menjadi daerah paling parah terdampak APG Semeru.

 

Baca juga: Dihantam Ombak di Perairan Lumajang, Dua Nelayan Jember Selamat, Satu Masih Hilang

“Untuk arah Curah Kobokan, sedang dibuatkan jalur dan saat ini beberapa alat berat sudah berada di Kajar Kuning, untuk bisa membuka jalan dan bisa digunakan kembali sebagai jalur alternatif ke Pronojiwo,” pungkasnya (Ind/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru