Jelang Sahur

Kapolres Lumajang : Fenomena Perang Sarung Kian Marak

lumajangsatu.com
Barang bukti perang sarung yang berhasil diamankan oleh polisi

Lumajang - Fenomena perang sarung menjelang sahur semakin marak saja baru-baru ini. Entah siapa dan darimana asal muasalnya, perang sarung seakan terjadi serempak di beberapa desa.

Sarung yang berisikan batu itu digunakan untuk perang atau tawuran antar-remaja. Dalam konferensi pers Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson Situmorang mengatakan bahwa pihaknya melakukan penekanan terhadap perang sarung, hingga saat ini ada sekitar 20 remaja yang telah diamankan oleh Polres Lumajang.

Baca juga: Satgas Pangan Polres Lumajang dan Bapanas RI Turun ke Pasar, Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman

"Ada 20 anak yang sudah kami amankan kemudian kami lakukan pembinaan serta memanggil orang tuanya" ujar Boy Senin, (27/3/2023).

Baca juga: Air Mata Haru di Rumah Reyot: Polisi Datang Bawa Harapan untuk Nenek Murtimah

Dia menjelaskan, penangkapan puluhan remaja tersebut menindaklanjuti aduan masyarakat melalui call center bahwa ada sekelompok pemuda hendak perang sarung.

Baca juga: Safari Jum’at Keliling, Kapolsek Lumajang Kota Ajak Warga Perkuat Kerukunan dan Kamtibmas

Dari aduan masyarakat yang masuk lewat call center Lapor Cak Kapolres, selanjutnya Tim menuju lokasi sesuai informasi dari masyarakat tersebut (Ind/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru