Diedukasi Sejak Awal

Calon Pengantin di Lumajang Harus Dapat Bekal Tentang Stunting

lumajangsatu.com
Kegiatan Penilaian Kinerja Stunting Provinsi Jawa Timur

Lumajang - Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Lumajang tidak hanya fokus pada edukasi menunda kehamilan, tetapi juga memperhatikan asupan gizi calon pengantin.

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lumajang Agus Triyono dalam kegiatan Penilaian Kinerja Stunting Provinsi Jawa Timur, yang diselenggarakan di CCRoom Pemkab Lumajang pada Kamis (30/5/2024).

Baca juga: Dapur MBG Direncanakan di Area Stadion Lumajang, Lokasi Dekat Saluran Pembuangan Disorot

Menurut Agus Triyono, asupan gizi yang baik sangat penting karena status gizi calon pengantin akan memengaruhi pertumbuhan janin selama kehamilan.

"Hal yang sudah dilakukan teman-teman KPM ini adalah memperhatikan asupan gizi calon pengantin, karena kami menyadari rata-rata kasus seperti ini berasal dari keluarga tidak mampu," ungkap dia.

Baca juga: Evaluasi Bansos 2026, Komisi D DPRD Lumajang Soroti Data Provinsi dan Desak Revisi Aturan LKSA

Menurutnya, pentingnya edukasi gizi calon pengantin bukan hanya untuk mengurangi risiko stunting pada anak-anak, tetapi juga untuk memastikan kesehatan ibu hamil dan bayi yang akan dilahirkan. Dengan memahami pentingnya asupan gizi yang cukup dan seimbang, diharapkan para calon pengantin dapat menjaga kesehatan mereka sendiri serta memberikan fondasi yang baik bagi kesehatan anak-anak mereka di masa depan.

Sekda Agus Triyono juga menekankan bahwa upaya pencegahan stunting harus bersifat komprehensif, mencakup berbagai aspek mulai dari pendidikan kesehatan reproduksi hingga akses terhadap pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Baca juga: Tengahi Konflik Pengelolaan Tumpak Sewu, Komisi B DPRD Lumajang Dorong Mekanisme Perjanjian Kerja Sama

Dengan kerja sama antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pihak terkait, diharapkan dapat diciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan optimal bagi semua anak di Kabupaten Lumajang.(Kom/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru