Bencana Alam

Longsor Timbun Jalur Piket Nol Lumajang, Akses Lumajang–Malang Lumpuh Sementara

Reporter : Indana Zulfa
Hasil tangkapan layar kondisi longsor saat ini

Lumajang – Tebing setinggi lebih dari 20 meter di jalur perbukitan Piket Nol, Desa Sumber Wuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, dilaporkan mengalami longsor pada Selasa (29/7/2025). Kejadian tersebut mengakibatkan akses jalan penghubung antara Lumajang dan Malang terganggu.

Longsor terjadi di kilometer 54 jalur Piket Nol, salah satu titik rawan bencana di jalur lintas selatan. Material berupa tanah bercampur batuan besar menutup sebagian bahu jalan sehingga menyulitkan kendaraan, khususnya truk dan bus, untuk melintas.

Baca juga: Diguyur Hujan, Polisi Tetap Siaga: Patroli Ngabuburit Polsek Sukodono Sasar Balap Liar di JLT

“Tanah longsor yang terjadi di perbukitan Piket Nol tersebut karena kondisi tebing yang labil saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut,” kata Petugas BPBD Kabupaten Lumajang, Danial Riza.

Baca juga: Demi Dua Tabung LPG, Pria 37 Tahun Nekat Gasak Dagangan di Lumajang

Hingga siang hari, petugas gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang dan Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional Wilayah Tengah terus melakukan upaya pembersihan menggunakan alat berat. Proses evakuasi material dilakukan secara bertahap mengingat kondisi tebing yang masih rawan longsor susulan.

Arus lalu lintas dialihkan secara bergantian dan diimbau bagi pengendara yang hendak melintas agar berhati-hati, terutama karena cuaca di kawasan tersebut masih gerimis. Jalur Piket Nol selama ini dikenal sebagai jalur dengan kemiringan ekstrem dan tebing terjal, sehingga potensi bencana longsor cukup tinggi pada musim hujan.

Baca juga: Satgas Pangan Polres Lumajang dan Bapanas RI Turun ke Pasar, Pastikan Stok dan Harga Bapokting Aman

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk mengantisipasi keterlambatan perjalanan serta memantau informasi resmi terkait kondisi jalur Piket Nol. “Kami berupaya agar pembersihan material segera selesai sehingga jalur bisa kembali normal dalam waktu dekat,” tambah Danial (Ind/red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru