LUMAJANG – Jalur Piket Nol di Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, kembali dilanda longsor pada Sabtu (30/8) dini hari. Peristiwa terjadi setelah hujan berintensitas sedang mengguyur kawasan perbukitan di jalur penghubung Lumajang–Malang.
Baca juga: Tekan Angka Kriminalitas, Timsus Polres Lumajang Sisir Wilayah Rawan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang melaporkan, dua truk tertimpa material longsor. Beruntung, sopir kedua kendaraan tersebut selamat.
Kabid Kedaruratan dan Rehabilitasi BPBD Lumajang, Yudhi Cahyono, menyebut longsor terjadi di tiga titik, tepatnya di kilometer 54.200, 54.700, dan 56.300. “Peristiwa tanah longsor ini membuat dua truk tertimpa material, namun sopir berhasil selamat,” ujarnya.
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Longsoran berupa tanah, batu, dan pohon menutup seluruh badan jalan sehingga akses dari Malang menuju Lumajang maupun sebaliknya terhenti total. Petugas BPBD bersama TNI, Polri, serta Balai Besar Pemeliharaan Jalan Nasional (BBPJN) dikerahkan untuk membersihkan material longsor menggunakan alat berat agar jalur selatan ini segera bisa dilalui kembali.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
“Sejauh ini akses masih tertutup karena material menutup seluruh badan jalan,” pungkas Yudhi (Ind/red).
Editor : Redaksi