Lumajang – Suasana pagi di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, mendadak berubah mencekam. Sebuah gundukan tanah yang awalnya dianggap biasa ternyata menyimpan fakta tragis: jenazah seorang bayi yang dikubur secara misterius, Senin (6/4/2026).
Peristiwa ini pertama kali terungkap sekitar pukul 06.30 WIB oleh seorang warga lanjut usia, RS (73), yang hendak berangkat ke sawah. Kecurigaannya muncul saat melihat gundukan tanah yang tampak baru di belakang rumah tetangganya.
Rasa penasaran mendorongnya untuk menggali. Namun, apa yang ditemukan justru di luar dugaan.
“Saya lihat tanahnya seperti baru ditimbun. Waktu saya gali, ternyata ada bayi dibungkus daun pisang dan kain. Saya langsung kaget dan takut,” ujar RS dengan suara bergetar.
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Mereka berdatangan ke lokasi dan bersama perangkat desa segera menangani jenazah bayi tersebut sebelum akhirnya dimakamkan di tempat pemakaman umum desa.
Tak lama berselang, laporan warga sampai ke pihak kepolisian. Jajaran Polsek Sukodono bersama tim dari Polres Lumajang langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Kapolsek Sukodono, Ernowo, memastikan pihaknya bergerak cepat begitu menerima laporan.
“Kami langsung mendatangi TKP dan berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Lumajang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.
Dari hasil pemeriksaan awal, terungkap fakta yang memperkuat dugaan bahwa bayi tersebut baru saja dilahirkan. Jenazah diketahui berjenis kelamin perempuan dan masih terdapat tali pusar yang menempel.
Baca juga: Masuk KEN, Segoro Topeng Kaliwungu Andalkan Kolaborasi Lintas Sektor
Selain itu, daun pisang yang digunakan untuk membungkus jenazah ditemukan dalam kondisi masih segar, mengindikasikan bahwa penguburan dilakukan tidak lama sebelum ditemukan.
Humas Polres Lumajang, Suprapto, menyebut kasus ini menjadi perhatian serius aparat.
“Indikasi awal bayi ini baru dilahirkan. Kami masih mendalami siapa pelaku dan apa motifnya. Penyelidikan terus dilakukan,” jelasnya.
Polisi kini tengah mengumpulkan keterangan saksi serta menelusuri kemungkinan adanya pihak yang mengetahui atau terlibat dalam peristiwa tersebut.
Baca juga: Pemkab Lumajang Dorong Regenerasi Seniman Muda Lewat Segoro Topeng Kaliwungu
Kasus ini pun memunculkan keprihatinan mendalam di tengah masyarakat. Warga berharap pelaku segera terungkap dan mendapat proses hukum yang setimpal.
Di sisi lain, aparat kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila mengetahui informasi sekecil apa pun yang berkaitan dengan kejadian ini.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kasus pembuangan bayi masih menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian bersama, baik dari sisi sosial, keluarga, maupun penegakan hukum.
Hingga kini, misteri di balik kuburan bayi di Sukodono masih terus diungkap. Polisi memastikan akan menuntaskan kasus ini dan memburu pihak yang bertanggung jawab (Red).
Editor : Redaksi