Lumajang - Setelah bergulir lama, akhirnya kasus pengeroyokan yang menimpa seorang nenek bernama Senemi (59) warga Desa Sumberejo Kecamatan Sukodono Lumajang akhirnya menemukan titik terang. Polisi akhirnya mengamankan dan menahan dua terduga pelaku inisial 'BN' dan 'BD' warga Sumberejo.
Yang bikin miris, salah satu terduga pelaku merupakan menantu dan saudara dari korban. Keduanya kini mendekam di sel tahanan Mapolres Lumajang dan menyandang status tersangka.
Baca juga: Kemkomdigi Ajak Pemuda Lumajang Jadi Duta Digital Lawan Hoaks
Kasi Humas Polres Lumajang Ipda Suprapto dikutip Memoonline membenarkan jika kasus penganiayaan tersebut sudah ada dua tersangka.
"Penyidik memeriksa kedua tersangka secara intensif guna melengkapi berkas perkaranya, sudah ditetapkan tersangka," kata Ipda Suprapto, Sabtu (23/5/2026).
Kasus penganiyaan dipicu Permintaan korban untuk mencabut saluran wifi tak disepakati sehingga terjadi pengeroyokan.
Tersangka 'BN' memukul korban dan disusul tersangka 'BD' mendorong suami korban sehingga terjatuh. Setelah menerima aksi kekerasan korban lamgsung melapor.
Mirisnya, korban dan pelapor merupakan mertua dan menantu. Perilaku tersangka direspon warga hingga disebut menantu durhaka.
Baca juga: DPRD Berharap Kehadiran Yonif TP Narariya Kirana Bisa Beri Rasa Aman Warga Lumajang
Disinggung pasal yang dikenakan kepada tersangka, perwira polisi dengan satu balok kuning emas dipundaknya itu menerangkan, penyidik masih terus mendalami.
"Masih didalami penyidik, dan untuk kepentingan penyidikan, tersangka kami tahan," pungkasnya.(Red)
Editor : Redaksi