Lumajang - Festival Segoro Topeng Kaliwungu kembali masuk dalam jajaran Karisma Event Nusantara (KEN) 2026, mempertegas posisinya sebagai salah satu agenda budaya unggulan yang menjadi wajah promosi pariwisata Kabupaten Lumajang di tingkat nasional.
Baca juga: Patroli JLS Digencarkan, Polsek Pasirian Cegah Balap Liar dan Kejahatan Jalanan
Masuknya festival tersebut ke dalam kalender event nasional Kementerian Pariwisata membuka peluang lebih luas bagi Lumajang untuk memperkenalkan potensi wisata, kekayaan budaya, dan kearifan lokal kepada masyarakat dari berbagai daerah, sekaligus memperkuat daya saing destinasi wisata berbasis budaya.
Bupati Lumajang, Indah Amperawati, menyebut pencapaian tersebut sebagai kebanggaan sekaligus pengakuan atas nilai budaya yang dimiliki Kabupaten Lumajang. Menurutnya, keberhasilan itu harus menjadi pemacu semangat untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event budaya.
"Sebagai masyarakat Lumajang, kita wajib bangga karena Segoro Topeng Kaliwungu kembali dipercaya menjadi bagian dari Karisma Event Nusantara. Ini merupakan pengakuan atas kekayaan budaya yang kita miliki sekaligus menjadi motivasi untuk terus melestarikan dan mengembangkannya," ujar Bunda Indah.
Baca juga: Bhabinkamtibmas Sukodono Perkuat Peran Satlinmas Jaga Keamanan Desa
Ia menjelaskan, dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Timur, hanya sebelas daerah yang berhasil menempatkan agenda budayanya dalam Karisma Event Nusantara 2026. Capaian tersebut menjadi peluang strategis bagi Lumajang untuk semakin mengukuhkan citra sebagai destinasi wisata berbasis budaya di tingkat nasional.
Menurut Bunda Indah, pengakuan melalui KEN tidak hanya meningkatkan eksposur pariwisata daerah, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, serta pelestarian budaya lokal.
Baca juga: Usai Festival Segoro Topeng Kaliwungu, Pemkab Lumajang Ajak Warga Bersih-Bersih Pantai Watu Pecak
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang berkomitmen terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event, memperkuat sinergi dengan pelaku seni, komunitas budaya, dan masyarakat, serta menghadirkan atraksi wisata yang mampu menarik lebih banyak wisatawan.
Melalui penguatan promosi berbasis budaya, Pemkab Lumajang berharap semakin banyak wisatawan mengenal dan mengunjungi destinasi unggulan daerah. Langkah tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan (Red).
Editor : Redaksi