Kesehatan

TP PKK Lumajang Perkuat Edukasi Keluarga untuk Percepat Penurunan Stunting

Reporter : Indana Zulfa
Ketua TP PKK Lumajang Dewi Natalia saat sambutan

Lumajang - Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Lumajang terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam upaya percepatan penurunan stunting. Melalui edukasi yang berkelanjutan kepada keluarga, TP PKK mendorong lahirnya kesadaran bahwa pencegahan stunting dimulai dari lingkungan rumah tangga.

 

Baca juga: BPBD Lumajang Matangkan Mitigasi Hadapi Musim Kemarau 2026

Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, menegaskan keluarga merupakan garda terdepan dalam mencegah stunting. Sebab, berbagai keputusan penting terkait kesehatan ibu dan anak berawal dari pola pengasuhan dan kebiasaan yang dibangun di dalam keluarga.

 

Hal tersebut disampaikannya saat Kampanye Gerakan Cegah Stunting di Balai Desa Gedangmas, Kecamatan Randuagung, Selasa (7/7/2026).

 

"Melalui Tips ABCDE, kami ingin menghadirkan pesan yang sederhana, mudah diingat, tetapi memiliki dampak besar bagi kesehatan ibu dan anak. Pencegahan stunting dimulai dari keluarga, sehingga setiap keluarga memiliki peran penting dalam memastikan anak tumbuh sehat dan optimal," ujarnya.

 

Menurut Dewi Natalia, keberhasilan menekan angka stunting tidak cukup hanya mengandalkan kampanye atau sosialisasi sesaat. Yang lebih penting adalah memastikan setiap pesan kesehatan dipahami dan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Pemkab Lumajang Perkuat Perhutanan Sosial sebagai Penggerak Ekonomi Desa Berkelanjutan

 

Karena itu, TP PKK terus memperkuat sinergi dengan kader Posyandu, pemerintah desa, tenaga kesehatan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat agar edukasi pencegahan stunting dapat menjangkau lebih banyak keluarga hingga tingkat desa.

 

Melalui jejaring tersebut, TP PKK berupaya membangun komunikasi yang lebih dekat dengan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan ibu hamil, pemantauan tumbuh kembang anak, serta penerapan pola asuh yang tepat.

Baca juga: Pemkab Lumajang Siapkan Kepastian Hunian dan Pemberdayaan bagi Tiga Lansia Bersaudara

 

Dewi Natalia berharap edukasi yang dilakukan secara berkesinambungan mampu mendorong perubahan perilaku keluarga, sehingga upaya pencegahan stunting tidak hanya menjadi program pemerintah, tetapi berkembang menjadi budaya hidup sehat di tengah masyarakat.

 

Penguatan peran TP PKK menjadi salah satu elemen penting dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Lumajang. Melalui kolaborasi lintas sektor dan edukasi yang konsisten, TP PKK diharapkan terus menjadi motor penggerak perubahan perilaku keluarga demi mewujudkan generasi Lumajang yang sehat, cerdas, dan berkualitas (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru