Bijak Bermedia

Harry Purwanto Ajak Siswa Baru SMPN 1 Lumajang Bijak Bermedia Sosial Saat MPLS

Reporter : Redaksi
Kegiatan MPLS SMPN 1 Lumajang tentang Bijak Bermedia Sosial yang diisi oleh Harry Purwanto,M.I.Kom

LUMAJANG – Direktur PT Lumajang Satu Media yang mengelola website www.lumajangsatu.com, Harry Purwanto, mengajak peserta didik baru SMP Negeri 1 Lumajang untuk menjadi generasi yang cerdas dan bertanggung jawab dalam menggunakan media sosial.

Edukasi tersebut disampaikan saat mengisi materi "Bijak Bermedia Sosial" dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Masjid Al Azhar SMPN 1 Lumajang, Rabu (15/7/2026).

Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik

Kegiatan MPLS sendiri merupakan bagian dari agenda awal tahun ajaran baru 2026/2027 di SMPN 1 Lumajang.

Selain sebagai pimpinan perusahaan media, Harry juga merupakan Dosen Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Universitas Islam Syarifuddin (UNISYA) Lumajang.

Dalam paparannya, ia menekankan bahwa media sosial dapat menjadi sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri apabila digunakan secara bijak.

"Media sosial bukan hanya tempat mencari hiburan, tetapi juga ruang untuk belajar, membangun prestasi, dan menunjukkan karakter positif." jelas pria yang juga pimred Kelumajang.com

Apa yang kita unggah hari ini akan menjadi jejak digital yang dapat memengaruhi masa depan," ujar Harry di hadapan ratusan peserta didik baru.

Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader

Ia mengingatkan para siswa agar selalu menerapkan prinsip "Saring Sebelum Sharing" dengan memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya.

"Penyebaran hoaks, ujaran kebencian, maupun perundungan di dunia maya dapat membawa dampak hukum dan sosial yang serius." ujar Pria yang kini sedang membangun website baru jawaheadline.com.

Dalam materi yang disampaikan, Harry juga mengajak siswa memahami pentingnya menjaga data pribadi, menghindari cyberbullying, serta menggunakan media sosial untuk kegiatan yang produktif seperti belajar, membuat konten edukatif, menulis, dan mengembangkan kreativitas.

Selain itu, ia memperkenalkan konsep THINK Before Posting, yakni memastikan setiap unggahan memenuhi unsur True (Benar), Helpful (Bermanfaat), Inspiring (Menginspirasi), Necessary (Perlu), dan Kind (Baik) sebelum dipublikasikan.

Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Pantau Perbaikan Jalan Ranubedali–Tegalsono dan Wonoayu–Wates Wetan

Para peserta tampak antusias mengikuti mengenai cara mengenali berita hoaks, menjaga keamanan akun media sosial, hingga menyikapi komentar negatif di internet.

Melalui kegiatan tersebut, Harry berharap peserta didik baru SMPN 1 Lumajang mampu menjadi generasi digital yang cerdas, santun, kreatif, dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi informasi.

"Kalian adalah generasi digital. Jadikan media sosial sebagai tempat menebar ilmu, inspirasi, dan prestasi, bukan kebencian atau permusuhan," pesannya menutup sesi.***

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru