Pendidikan

Pemkab Lumajang Siapkan Seragam Gratis, Orang Tua Diminta Tak Buru-buru Membeli

Reporter : Indana Zulfa
Pemkab Lumajang Siapkan Seragam Gratis, Orang Tua Diminta Menunggu

Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang mengimbau para orang tua agar tidak terburu-buru membeli seragam sekolah bagi anak yang baru masuk SD maupun SMP negeri. Pasalnya, pemerintah daerah tengah menyiapkan program seragam gratis untuk siswa baru sebagai upaya meringankan beban biaya pendidikan pada awal tahun ajaran.

 

Baca juga: Pemkab Lumajang Siapkan Tambahan Beasiswa Kuliah, Mahasiswa Kurang Mampu Jadi Prioritas

Bupati Lumajang Indah Amperawati mengatakan program tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan sekaligus membantu keluarga memenuhi kebutuhan sekolah anak.

 

Selama proses pendataan dan penganggaran berlangsung, Bupati yang akrab disapa Bunda Indah meminta sekolah memberikan kelonggaran terkait penggunaan seragam bagi peserta didik baru.

 

"Jadi kalau yang masuk SD memakai seragam TK, yang masuk SMP memakai seragam SD. Kalau memiliki seragam bekas kakaknya atau saudaranya yang masih layak dipakai, itu juga boleh digunakan sementara," ujarnya, Kamis (16/7/2026).

 

Menurutnya, yang terpenting adalah seluruh peserta didik dapat mengikuti kegiatan belajar mengajar dengan nyaman tanpa harus membebani orang tua dengan pengeluaran yang harus dilakukan dalam waktu bersamaan.

 

Bunda Indah menegaskan, sekolah tidak diperkenankan mewajibkan orang tua membeli seragam baru selama program seragam gratis masih dalam proses pelaksanaan.

Baca juga: TMMD Ke-129 Dimulai, Infrastruktur Desa Ledoktempuro Ditingkatkan untuk Dorong Ekonomi Warga

 

"Sekolah tidak perlu meminta orang tua membeli seragam terlebih dahulu. Tunggu program seragam gratis dari pemerintah," tegasnya.

 

Ia menjelaskan, saat ini Pemerintah Kabupaten Lumajang masih menunggu data final jumlah peserta didik baru hasil Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB). Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan kebutuhan anggaran sekaligus memastikan jumlah seragam yang disiapkan sesuai dengan jumlah siswa penerima.

 

Baca juga: Patroli Malam, Polsek Kunir Perkuat Sinergi dengan Warga Jaga Kamtibmas di Desa Sukorejo

"Kita tidak bisa memperkirakan jumlah siswa yang masuk. Karena itu, kita menunggu data final hasil SPMB terlebih dahulu, baru kemudian menyusun kebutuhan anggarannya," jelasnya.

 

Program seragam gratis diharapkan dapat mengurangi beban ekonomi keluarga sekaligus memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh siswa untuk memulai pendidikan tanpa terkendala kemampuan finansial.

 

Melalui kebijakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya menghadirkan layanan pendidikan yang lebih inklusif, merata, dan berpihak kepada masyarakat (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru