Karnaval Agustus

Ribuan Warga Padati Karnaval Akulturasi Budaya Pagowan, Kapolsek Pasrujambe Tekankan Keamanan dan Ketertiban

Reporter : Indana Zulfa
Anggota Polsek Pasrujambe mengamankan kegiatan warga

Lumajang  – Ribuan warga memadati sepanjang jalur Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, untuk menyaksikan kemeriahan Pagowan Karnaval Akulturasi Budaya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (1/8/2026) hingga Minggu (2/8/2026) pagi.

 

Baca juga: Sinergitas TNI-Polri Kawal Pemilihan Ketua RW 02 Rogotrunan, Jakfar Menang Telak Raih 162 Suara

Karnaval yang berlangsung semalam suntuk tersebut menyuguhkan beragam atraksi seni dan budaya, mulai dari tarian tradisional, tari modern, hingga penampilan kreatif dari 16 peserta yang memikat perhatian masyarakat.

 

Peserta menempuh rute sekitar 3,5 kilometer, dimulai dari depan Kantor Kecamatan Pasrujambe menuju Dusun Pakurejo, Dusun Pagowan, Dusun Krajan, dan berakhir di SP3 Kampung KB Dusun Krajan.

 

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Pasrujambe Muhammad Saiful, S.AP., Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto, S.H., perwakilan Koramil Pasrujambe, Kepala Desa Pagowan Mat Salim beserta jajaran perangkat desa, panitia pelaksana, serta sekitar seribu warga yang memadati sepanjang rute karnaval.

 

Untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan lancar, Polsek Pasrujambe menerjunkan 11 personel yang bersinergi dengan 10 personel Koramil Pasrujambe dan 30 anggota Linmas. Petugas disiagakan di sejumlah titik guna mengamankan jalannya acara sekaligus mengatur arus lalu lintas.

 

Kapolsek Pasrujambe AKP Sujianto mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat yang turut memeriahkan peringatan HUT Kemerdekaan RI.

 

Baca juga: Diduga Hilang Kendali, Isuzu Elf Terjun ke Sungai di Yosowilangun, Sopir Selamat

> "Kami mengapresiasi antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam memeriahkan HUT Kemerdekaan RI. Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif berkat kerja sama semua pihak, mulai dari panitia, pemerintah desa, TNI, Polri, Linmas, hingga masyarakat," ujarnya.

 

Sebelum karnaval dimulai, jajaran kepolisian juga memberikan imbauan kepada peserta maupun penonton agar tidak mengonsumsi minuman keras serta tetap menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.

 

Selain itu, masyarakat diingatkan untuk memastikan rumah dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, seperti mengunci pintu, mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, serta memastikan kompor telah dimatikan guna mencegah potensi kebakaran.

 

Baca juga: Perempuan yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Meninggal di Kawasan Wisata Kapas Biru

Beragam pertunjukan seni yang memadukan unsur budaya lokal dengan sentuhan modern menjadi daya tarik utama karnaval. Iringan musik dan kreativitas para peserta sukses menghibur ribuan warga yang memadati lokasi sejak sore hingga acara berakhir.

 

AKP Sujianto berharap semangat kebersamaan yang tercermin dalam Karnaval Akulturasi Budaya Pagowan dapat terus dipertahankan sebagai upaya melestarikan budaya sekaligus memperkuat persatuan masyarakat.

 

 "Karnaval budaya seperti ini bukan hanya menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi sarana mempererat tali silaturahmi dan menjaga persatuan antarwarga. Kami berharap kegiatan positif seperti ini terus dilaksanakan dengan tetap mengutamakan keamanan, ketertiban, dan keselamatan bersama," pungkasnya (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru