Lumajang – Pemerintah Kabupaten Lumajang bersama perbankan dan satuan pendidikan mendorong pelajar membangun kebiasaan menabung sejak usia sekolah melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR).
Baca juga: Remisi HUT ke-81 RI, 469 Warga Binaan Lapas Lumajang Diusulkan Dapat Pengurangan Masa Pidana
Dorongan tersebut disampaikan Bupati Lumajang Indah Amperawati saat membuka kegiatan Literasi dan Implementasi Program KEJAR tingkat SMP se-Kabupaten Lumajang di Pendopo Aryawiraraja, Selasa (11/8/2026). Kegiatan tersebut mengusung tema Hari Indonesia Menabung: Merajut Masa Depan Melalui Literasi dan Inklusi Keuangan.
Indah mengatakan, kebiasaan menabung tidak hanya berkaitan dengan menyisihkan uang, tetapi juga menjadi bagian dari pendidikan karakter. Melalui kebiasaan tersebut, pelajar dapat belajar membangun disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab dalam mengelola keuangan.
“Menabung bukan sekadar menyisihkan uang, tetapi merupakan sarana pendidikan karakter untuk membangun disiplin, sikap mandiri, dan rasa tanggung jawab dalam mengelola keuangan sejak masa sekolah,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan Program KEJAR tidak semata-mata diukur dari jumlah rekening yang dibuka. Lebih dari itu, rekening tersebut harus dimanfaatkan untuk membangun kebiasaan menabung secara rutin, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Karena itu, Indah mengajak pelajar memulai kebiasaan menabung dari nominal kecil dan dilakukan secara konsisten.
“Anak-anakku, mulailah menabung dari sekarang. Tidak perlu menunggu punya uang banyak. Mulailah dari hal kecil, yang penting rutin dan konsisten. Uang saku yang disisihkan sedikit demi sedikit hari ini akan menjadi bekal berharga di masa depan,” pesannya.
Baca juga: Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Kapolres Lumajang Silaturahmi ke Pengadilan Negeri
Ia berharap kebiasaan tersebut mampu membentuk generasi muda Lumajang yang cerdas dalam mengambil keputusan keuangan, mandiri, disiplin, serta mampu mempersiapkan masa depan dengan lebih baik.
Indah juga menyampaikan apresiasi kepada Bank Jatim Cabang Lumajang, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang, kepala sekolah, guru, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Program KEJAR di lingkungan pendidikan.
Sementara itu, SEVP Network and Digital Bank Jatim Surabaya Glemboh Priambodo mengatakan, Program KEJAR menjadi bagian dari upaya membangun budaya menabung di kalangan generasi muda.
Baca juga: Perpanjangan SIM di Lumajang Bisa Lewat SIM Keliling, Ini Jadwal dan Lokasinya
Menurutnya, perkembangan layanan perbankan saat ini semakin memudahkan pelajar untuk mengenal dan menggunakan rekening sebagai sarana menabung.
“Ini adalah momentum membangun kebiasaan untuk generasi muda dan para siswa-siswi yang ada di Kabupaten Lumajang. Sekarang menabung tidak hanya di celengan, tetapi sudah bisa dilakukan melalui rekening masing-masing,” katanya.
Melalui Program KEJAR, Pemkab Lumajang berharap literasi dan inklusi keuangan semakin dekat dengan kehidupan pelajar. Kebiasaan menyisihkan uang secara rutin diharapkan menjadi bekal bagi generasi muda untuk membangun kemandirian sekaligus merencanakan masa depan (RedL.
Editor : Redaksi