Lestarikan Tradisi ke-NU-an

Lailatul Ijtima' NU Lumajang, Tradisi yang Terus Hidup dari Cabang hingga Ranting

Reporter : Redaksi
Kegiatan lailatul Ijtima' PC NU Kabupaten Lumajang

Lumajang - Suasana Lailatul Ijtima' yang digelar oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Lumajang berlangsung meriah. Lebih 1.200 warga dan kader NU dari berbagai wilayah di Kabupaten Lumajang terus berdatangan sejak pukul 18.00 WIB hingga menjelang 19.30 WIB.

Menariknya, para kader yang hadir tidak datang dengan tangan kosong. Mereka membawa makanan masing-masing untuk dinikmati bersama dalam suasana kebersamaan khas warga Nahdliyin.

Baca juga: Lailatul Ijtima' Jadi Momentum Istimewa, Kader NU Lumajang Munajat Jelang Muktamar ke-35

Semangat para kader juga terasa sejak awal kegiatan. Seruan pembawa acara, “Siapa kita? Kader NU!” langsung disambut serentak oleh jamaah Lailatul Ijtima'.

Jamaah yang hadir berasal dari berbagai tingkat kepengurusan, mulai dari pengurus cabang hingga ranting. Selain jajaran pengurus NU, hadir pula perwakilan lembaga dan badan otonom NU dan Bupati Lumajang, Indah Amperawati.

Baca juga: Komisi C DPRD Lumajang Evaluasi Pengelolaan Tiga Pasar Tradisional, Pastikan Retribusi Tertib dan PAD Optimal

Ketua PCNU Lumajang, KH Muhammad Darwis menyampaikan rasa syukurnya karena tradisi Lailatul Ijtima' hingga kini masih terus dijaga dan dilaksanakan secara rutin, baik di tingkat cabang maupun ranting.

"Tradisi Lailatul Ijtima' ini terus kita jaga, mulai dari cabang sampai ranting. Sebab dari sinilah NU lahir," ujar Gus Darwis sapaan akrab Ketua PCNU Lumajang.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Bacakan Teks Proklamasi di Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Lailatul Ijtima' pun tidak sekadar menjadi agenda rutin. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi, konsolidasi kader, sekaligus merawat tradisi ke-NU-an yang telah mengakar di tengah masyarakat.(Red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru