Lumajang - Lailatul Ijtima' PCNU Lumajang kali ini menjadi momentum yang istimewa. Selain menjadi ruang untuk merawat tradisi dan mempererat silaturahmi kader, kegiatan tersebut bertepatan dengan dua momentum penting, yakni bulan kelahiran Nabi Muhammad SAW dan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-81, Jumat (21/08/2026).
Ketua PCNU Lumajang menyampaikan, pertemuan para kader dan jamaah NU dalam Lailatul Ijtima' menjadi kesempatan untuk kembali memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus menumbuhkan semangat kebangsaan.
Baca juga: Nilai Manfaat PIP Dinilai Tak Relevan, Komisi X DPR RI Minta Pemerintah Naikkan Indeks Bantuan
Momentum tersebut, kata dia, semakin bermakna karena para kader NU dapat berkumpul dalam suasana penuh kebersamaan, doa, dan refleksi.
“Lailatul Ijtima' kali ini menjadi momentum yang istimewa karena bertepatan dengan bulan kelahiran Rasulullah Muhammad SAW dan juga hari kemerdekaan Republik Indonesia,” ungkapnya.
Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Ikuti Sekarkijang QRIS Run 5K, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Penguatan UMKM Lokal
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh jamaah untuk bersama-sama bermunajat demi kelancaran pelaksanaan Muktamar NU ke-35 yang akan digelar di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang.
Munajat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi doa agar seluruh rangkaian Muktamar berjalan lancar dan aman, tetapi juga menjadi ikhtiar batin untuk menghadirkan keputusan terbaik bagi perjalanan Nahdlatul Ulama ke depan.
Menurutnya, Muktamar NU tidak semestinya hanya dimaknai sebagai momentum pergantian kepemimpinan organisasi. Lebih jauh, Muktamar harus menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, soliditas, dan semangat seluruh kader penggerak NU.
Baca juga: MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Buku Karya Guru dan Siswa ke Kemenag Lumajang
Ia berharap seluruh rangkaian Muktamar NU ke-35 nantinya mampu melahirkan kepemimpinan dan kebijakan yang semakin memperkuat peran NU dalam memberikan kemaslahatan bagi umat, bangsa, dan masyarakat luas.
“Harapannya, Muktamar ini tidak hanya menjadi momentum pergantian pimpinan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat dan mensoliditas seluruh kader penggerak NU demi kemaslahatan umat,” pungkasnya.(Red)
Editor : Redaksi