Outbound

Bukan Sekadar Mengajar, Guru PAUD Diminta Jadi Penggerak Pendidikan dan Pembentukan Karakter Anak

Reporter : Indana Zulfa
Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma foto bersama para guru dan peserta kegiatan pembinaan PAUD melalui outbound dan game based learning di Wisata Randu Pinus, Kecamatan Ranu

Lumajang – Pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak cukup hanya mengandalkan proses belajar di ruang kelas. Di balik tumbuh kembang anak, ada peran guru, pengelola lembaga, hingga berbagai pihak yang harus bergerak bersama agar layanan pendidikan benar-benar berkualitas.

 

Baca juga: Pemkab Lumajang Gandeng Akademisi Hukum, Perkuat Tata Kelola Pemerintahan

Pesan tersebut disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Dewi Natalia Yudha Adji Kusuma, saat memberikan pembinaan kepada guru PAUD melalui kegiatan outbound dan game based learning di Wisata Randu Pinus, Kecamatan Ranuyoso, Kamis (10/9/2026).

 

Menurut Dewi, guru PAUD memiliki peran jauh lebih besar daripada sekadar menyampaikan materi pembelajaran. Guru menjadi sosok yang berinteraksi langsung dengan anak sekaligus ikut membentuk karakter mereka sejak usia dini.

 

“Guru PAUD bukan sekadar pengajar, tetapi juga pendamping, teladan, pengasuh, sekaligus pembentuk karakter anak. Kualitas pendidikan PAUD sangat dipengaruhi oleh kualitas guru dan bagaimana lembaga tersebut dikelola secara bersama-sama,” ujarnya.

 

Karena itu, Dewi menilai kekompakan menjadi salah satu kunci dalam membangun lembaga PAUD yang kuat. Guru dan pengelola tidak boleh berjalan sendiri-sendiri, melainkan harus memiliki komunikasi, kepercayaan, dan tujuan yang sama.

 

Konsep tersebut sengaja diterapkan dalam kegiatan outbound dan *game based learning*. Peserta diajak mengikuti berbagai permainan kelompok yang secara tidak langsung melatih komunikasi, membangun kepercayaan, memperkuat kerja sama, hingga memahami pentingnya pembagian peran dalam sebuah tim.

 

“Ketika semua dapat berkomunikasi, saling percaya, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama, maka pekerjaan yang berat akan menjadi lebih ringan,” katanya.

 

Dewi menegaskan, penguatan PAUD juga tidak hanya berbicara mengenai kemampuan guru dalam mengajar. Tata kelola lembaga menjadi bagian penting yang harus mendapat perhatian.

Baca juga: Enam Sepeda untuk Anak Yatim, Ikhtiar Bunda Indah Jaga Semangat Sekolah

 

Pembagian tugas yang jelas, administrasi yang tertib, serta komunikasi yang efektif diperlukan agar lembaga dapat memberikan pelayanan secara optimal. Untuk mewujudkannya, diperlukan sinergi antara guru dan pengelola dengan TP PKK, pemerintah desa dan kelurahan, TP PKK kecamatan, hingga Dinas Pendidikan.

 

“Kita tidak ingin lembaga PAUD hanya berjalan karena rutinitas. Kita ingin PAUD binaan PKK memiliki tata kelola yang tertib, administrasi yang baik, pembagian tugas yang jelas, komunikasi yang efektif, serta pelayanan pendidikan yang berkualitas,” tegasnya.

 

Menurutnya, tata kelola yang baik pada akhirnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat. Ketika sebuah lembaga dikelola secara tertib, setiap pihak akan memahami tanggung jawabnya, koordinasi menjadi lebih mudah, dan kebutuhan pendidikan anak dapat ditangani secara bersama.

 

Baca juga: Beasiswa Mahasiswa Berprestasi Lumajang Dibuka, Ada Bantuan untuk Keluarga Tidak Mampu

Dewi juga meminta TP PKK kecamatan serta desa dan kelurahan untuk terus memberikan perhatian kepada para guru PAUD binaan PKK. Pembinaan, kata dia, tidak boleh berhenti setelah kegiatan selesai, tetapi harus diterapkan dalam pengelolaan lembaga sehari-hari.

 

Kegiatan outbound tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para guru dan pengelola PAUD untuk membawa energi baru ke lingkungan kerja masing-masing.

 

Sebab, pendidikan anak usia dini tidak dibangun oleh satu orang. Ketika guru, pengelola, pemerintah, dan masyarakat mampu berjalan dalam satu tujuan, maka fondasi pendidikan anak sejak usia dini akan semakin kuat.

 

Pada akhirnya, kekompakan para pendidik bukan hanya soal bekerja bersama, tetapi menjadi modal penting untuk menghadirkan layanan PAUD yang lebih berkualitas bagi anak-anak di Kabupaten Lumajang (Red).

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru