Ketegasan

Bunda Indah Soroti Kebocoran Pendapatan Daerah, Minta Semua Potensi Masuk Sistem

Reporter : Indana Zulfa
Pendapatan Daerah Jadi Sorotan, Bunda Indah Minta Sistem Diperkuat

Lumajang– Pendapatan daerah bukan sekadar angka yang tercatat dalam kas pemerintah. Di balik setiap penerimaan, terdapat potensi daerah yang harus dikelola untuk menopang pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Lumajang didorong memperkuat sistem agar setiap potensi pendapatan dapat tercatat dan dipantau secara berkala.

 

Baca juga: Bunda Indah Tantang Pejabat Berani Hadapi Persoalan

Hal tersebut menjadi perhatian Bupati Lumajang Indah Amperawati saat memberikan pengarahan dalam Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, dan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lumajang, di Lobby Pemkab Lumajang, Rabu (16/9/2026).

 

Bunda Indah menekankan pentingnya membangun sistem pengelolaan pendapatan yang mampu memberikan gambaran penerimaan secara terukur. Perkembangan teknologi, menurutnya, semestinya dimanfaatkan untuk mengurangi ketergantungan pada proses manual sekaligus memperkuat pengawasan.

 

“Jangan hanya berpikir pajak pasir saja. Pajak yang lain juga banyak, jangan sampai bocor,” ujar Bunda Indah.

 

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengelolaan pendapatan tidak boleh hanya berfokus pada satu sumber penerimaan. Seluruh potensi pajak dan pendapatan yang menjadi kewenangan daerah perlu dipetakan, dicatat, dan dipantau.

 

Menurut Bunda Indah, sistem yang dibangun pemerintah harus mampu menunjukkan perkembangan penerimaan secara berkala. Data tersebut dapat digunakan untuk mengetahui potensi sekaligus realisasi pendapatan, baik dalam hitungan mingguan maupun bulanan.

 

Dengan pola pemantauan tersebut, pemerintah dapat lebih cepat mengetahui ketika terdapat penerimaan yang belum sesuai dengan potensi. Persoalan yang muncul kemudian dapat ditelusuri untuk menentukan langkah perbaikan sesuai kewenangan.

 

Penguatan sistem juga dinilai penting untuk mempersempit celah kebocoran. Semakin besar proses pengelolaan bergantung pada mekanisme manual dan interaksi manusia, semakin diperlukan pengawasan agar seluruh penerimaan tercatat secara tertib.

 

Baca juga: Bunda Indah Dorong Barcode Literasi di Ruang Publik, Ponsel Jadi Jendela Pengetahuan

Karena itu, teknologi tidak hanya ditempatkan sebagai alat pencatat transaksi. Sistem digital diharapkan mampu menjadi instrumen pemantauan sehingga pejabat terkait dapat melihat perkembangan penerimaan secara lebih transparan dan terukur.

 

Bunda Indah meminta pejabat yang menangani sektor pendapatan benar-benar memahami sistem yang digunakan. Penguasaan terhadap data dan sistem tersebut menjadi penting agar setiap potensi penerimaan dapat dikelola secara optimal.

 

Pemkab Lumajang juga perlu memastikan sistem yang dibangun tidak berhenti pada pengumpulan data. Informasi mengenai potensi dan realisasi harus dapat digunakan sebagai dasar evaluasi dan pengambilan keputusan.

 

Semakin jelas gambaran mengenai kondisi pendapatan, semakin mudah pemerintah menyusun langkah pengelolaan keuangan daerah. Sebaliknya, potensi yang tidak terdata atau tidak terpantau dapat menyulitkan pemerintah dalam memperoleh gambaran penerimaan secara utuh.

 

Baca juga: Dokter Muter Hadir di Klanting, Layanan Kesehatan Didekatkan ke Warga Desa

Penguatan pendapatan daerah pada akhirnya berkaitan dengan kapasitas pemerintah dalam menjalankan berbagai urusan dan pelayanan publik. Penerimaan yang dikelola secara tertib menjadi salah satu bagian penting dalam mendukung pembiayaan pembangunan dan kebutuhan masyarakat.

 

Karena itu, pembenahan sistem pendapatan bukan semata-mata mengejar peningkatan angka penerimaan. Lebih jauh, pemerintah dituntut memastikan seluruh proses berjalan tertib, dapat dipantau, sesuai aturan, dan memiliki pengawasan yang memadai.

 

Bunda Indah mendorong pengelolaan pendapatan daerah terus diperbaiki melalui pemanfaatan teknologi dan penguatan pengawasan internal. Setiap potensi penerimaan harus diketahui, dipantau, dan dikelola secara akuntabel.

 

Dengan sistem yang semakin kuat, pemerintah memiliki instrumen untuk mengetahui dari mana pendapatan berasal, berapa potensinya, serta berapa yang benar-benar masuk. Di titik itulah teknologi bukan sekadar alat administrasi, tetapi menjadi bagian dari upaya menjaga setiap rupiah potensi daerah (Red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru