Lumajang (lumajangsatu.com) - Komisi D DPRD Lumajang merasa kecewa saat melakukan sidak monumen perjungan Lumajang diwilayah Rowokangkung tepatnya dijalan leter S Lumajang-Kencong. Pasalnya, kondisi monumen perjungan Sukartijo sangat menyedihkan karean belum ada perbaikan sama sekali.
"Saya sidak kesana mas, belum ada dilakukan perbaikan dan perawatan dan kondisinya sangat menyedihkan," ujar Sugianto ketua Komisi D DPRD kepada lumajangsatu.com, Kamis (04/06/2015).
Baca juga: MTs Miftahul Ulum 2 Serahkan Buku Karya Guru dan Siswa ke Kemenag Lumajang
Saat ditanyakan kepada Dinas Pariwisata Seni dan Budaya, perbaikan akan dilakukan pada bulan depan. Padahal, anggarannya sudah dialokasikan 100 juta lebih untuk 5 monumen.
Baca juga: Komisi B DPRD Lumajang Dorong Optimalisasi Wisata Selokambang, Genjot PAD dan Ekonomi Warga
"Katanya baru bulan depan, padahal kita ingin perbaikan dan perawatan bisa dilakukan pada kuwartal pertama, karena doknya anggarannya sudah tepat waktu" paparnya.
Komisi D DPRD ingin melihat monumen yang menceritakakan perjuangan rakyat Lumajang bisa dirawat. Sehingga, warga Lumajang khususnya anak muda bisa tahu tentang sejarah kotanya yang luar biasa.
Baca juga: KKN STKIP PGRI Lumajang Ajak Warga Jatirejo Biasakan Hidup Bersih dan Sehat
"Kita ingin agar pemuda kita tahu perjuangan rakyat Lumajang dengan melihat monumen yang bisa bercerita tentang sejarah itu," pungkas politisi PKB itu.(Yd/red)
Editor : Redaksi