Lumajang(lumajangsatu.com) - Potensi perkebunan di Lumajang sangat luar biasa, khususnya komoditas tebu yang diolah menjadi Gula. Data yang masuk ke Lumajangsatu.com, jumlah tebu yang digiling di Pabrik Gula Wonolangan, Pajarakan-Probolinggo sekitar 70-80 persen berasal lumajang.
"Anda bisa bayangkan, tebu yang digiling di Probolinggo, mayoritas dari Lumajang, berapa PAD yang bisa didapat," kata Budi Susilo, Sekretaris Himpunan Petani Tebu Rakyat Indonesia (HPTRI).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Bagi dia, tebu dari Lumajang bukan hanya paling banyak di Wonolangan, di Malang saja tebu Lumajang mampu menjadi pendistribusi terbanyak, Pasuruan, Sidoarjo, Madiun, Lamongan dan Situbondo. "Jadi tebu dari Lumajang mampu menjadi penyuplai dari target setiap PG di Jawa Timur," jelasnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
HPTRI sangat berharap, Bupati Lumajang bisa memperhatikan perkebunan disektor tebu. Karena, Tebu asal Lumajang sangat diminati oleh Pabrik Gula di Jawa Timur. Di Lumajang, PG Jatiroto yang hanya giling selama 6 bulan, dikarenakan mesin tua, tidak mampu menampung.
"Jika tebu Lumajang ini diperhatikan, insyallah Lumajang bisa seperti pengolahan sengon," paparnya.
Baca juga: Komisi D DPRD Lumajang Dorong Percepatan UHC Melalui Penguatan Data dan Sinergi Lintas Sektor
Diberbagai literasi sejarah kolonial, Lumajang dikenal dalam bidang perkebunan, seperti tebu, teh, tembakau, kopi, cengkeh dan kakao. Sehingga Lumajang menjadi daerah Afdeling kuat dengan sarana Transportasi kereta api baik lintas selatan dan utara.(ls/red)
Editor : Redaksi