Lumajang(lumajangsatu.com) - Jika anda berkunjung ke Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) di Jl. Ahmad Yani memasuki ruang tamu, jangan kaget ada bungkusan bertulisan ISIS. Itu bukan Bungkusan yang berbahaya seperti yang di telivisi soal aksi teror di Timur Tengah adanya Gerombolan ISIS.
Ternyata, ISIS yang dibungkus dan dimasukan dalam frezzer itulah adalah sebuah Produk olahan perikanan yang berbentuk abon. Bukan bentuk mesiu hitam.
Baca juga: Dukungan Penuh Penegakan Perda, DPRD Lumajang Ikuti Pemusnahan 3 Miras Botol Miras Ilegal
"Ini ISIS yang bikin lahap makan dan perut kenyang," kata Hari Dian Wijaya, staf DKP.
Baca juga: Pemerintah Tanggapi Catatan Fraksi, DPRD Lumajang Lanjutkan Pembahasan P-APBD 2026
Menurut dia, bungkusan ISIS dipajang di ruang tamu, agar diketahui bagi pengunung dan tamu soal produk yang dihasilkan para peternak ikan binaan DKP. ISIS sudah populer dikalangan pencinta makanan di Lumajang dan Luar kota.
"Kita pajang, lantaran Produk berlabel ISIS ini dijual secara online oleh pembuatnya dari Desa Banyuputih Kidul Kecamatan Jatiroto seorang PPL Pertanian bernama Ida, dia untuk memenuhi permintaan kewalaha, lantaran abonya lezat," ungkap Hari.
Baca juga: DPRD Lumajang Siap Kawal Pembangunan: H. Sudi Hadiri Pembukaan TMMD Ke-129 di Desa Ledoktempuro
Abon ISIS buatan orang Lumajang ini sudah menjadi makanan para pecinta olahan ikan. Sehingga, pasarnya sudah menembus luar kota dan permintaan terus meningkat. (ls/red)
Editor : Redaksi