Lumajang(lumajangsatu.com) - Sengkarutnya penjualan pasir Lumajang ke luar kota baik yang pro dan kontra terus mengelinding. Apalagi dengan harga pasir yang terung melangit di pasaran.
Wakil Bupati Lumajang, Buntaran Supriyanto mengatakan, sebenarnya bupati sudah melakukan beberapa langkah untuk bisa menjadi pasir sebagai sumber kesejahteraan masyarakat. Namun, adanya beberap pihak yang memiliki pandangan berbeda sehingga perlu duduk bersama.
Baca juga: Reputasi Digital Tak Boleh Jadi Alasan Menghapus Karya Jurnalistik
"Pak Bupati terus memantau seperti apa tambang pasir untuk kelancaran bagi pembangunan di Lumajang khususnya," ungkap Buntaran.
Baca juga: Coffee Talk Perdana, Bidang Ekraf dan Pariwisata GP Ansor Lumajang Perkuat Kolaborasi Kader
Selain itu, adanya penolakan kelompok warga yang tidak boleh ada pasir dijual juga dijadikan kajian. Menurut Buntaran, tidak ada aturan yang melarang penjualan pasir ke luar kota.
"Soal kesepakatan itu akan dikaji kembali," paparnya.(ls/red)
Editor : Redaksi