Bupati Tanam Cemara Udang di Bekas Tambang Illegal Pantai Watu Pecak Yang Disoal Salim Kancil

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Bersama dengan warga, LSM dan juga Perhutani, Pemkab Lumajang melakukan penanaman cemara udang di lokasi tambang illegal Watu Pecak. As'at Malik Bupati Lumajang hadir langsung untuk melakukan penanaman dalam upaya penghijauan kawasan pesisir selatan.

"Tadi kita bersama dengan warga, LSM dan Perhutani serta SKPD melakukan penanaman cemara udang," ujar As'at Malik kepada lumajangsatu.com, Rabu (16/12/2015).

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri Pelantikan PPDI, Perangkat Desa Diajak Jadi Pelopor Pelayanan yang Melayani dan Berintegritas

Penanaman cemara udang dimaksudakan agar kawasan pesisir selatan semakin rindang dan sejuk. Harapannya, akan menjadi wisata koservasi dan semakian banyak yang berkunjung.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga NKRI

"Kalau cemara udangnya sudah tinggi dan besar, kawasan di Watu Pecak akan rindang dan sejuk," terangnya.

Target panjangnya adalah menjadikan kawasan pesisir pantai selatan sebagai tujuan wisata. Hal itu bentuk komitemen pemkab agar kawasan selatan tidak dijadikan kawasan tambang saja. "Kita berharap akan semakin banyak kujungan wisata di pantai selatan," pungkasnya.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pengukuhan Pengurus HKTI 2026–2031, Pemuda Didorong Jadi Pahlawan Pangan Masa Depan

Penamanan dan juga penghijauan di lokasi bekas tambang illegal oleh Kades Hariyono Desa Selok Awar-awar Kecamatan Pasirian. Sebagai komitmen pemerintah daerah dalam pengembangan pesisir pantai selatan sebagai kawasan wisata dan bukan tambang.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru