Diguyur Hujan Abu Gunung Bromo, Ratusan Hektar Tanaman Kentang Gagal Panen

lumajangsatu.com

Lumajang(lumajangsatu.com)- Ratusan hektar tanaman kentang milik suku tengger di Desa Argosari Kecamatan Senduro Lumajang Gagal panen lantaran di terpa hujan abu sepekan lamanya, Sabtu (26/12/15).

"Ya kalau seratus hektar lebih mas, soalnya hampir seluruh warga saya itu berprofesi sebagai petani," ujar Ismail, Kepala Desa Argosari saat ditanya sejumlah awak media.

Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa

Masih katanya Ismail, menurutnya lahan pertanian milik suku tengger di Desa Argosari ini telah satu minggu di guyur hujan abu vulkanik Gunung Bromo, termasuk permukiman warga.

"Sekitar satu mingguan mas, dan bisa dilihat sendiri bagaimana kondisi tanaman kentang milik warga," tambahnya sambil menunjuk salah satu tanaman kentang yang layu.

Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi

Hal senada juga diungkapkan oleh salah satu petani yang tanaman kentangnya banyak yang layu akibat dihujani abu vulkanik bromo, ia mengaku pesimis kentangnya tidak bisa di panen karena tebalnya abu yang menempel di dedaunan.

"Ini sudah layu mas, soalnya sudah satu minggu lebih yang di hujani abu bromo," ungkap Sunarmi saat ditanya di lahan pertanian kentang miliknya.

Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang

Sementara menurut data Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), jika abu vulkanik Gunung Bromo hingga kini terus mengarah ke timur, dengan tremor kegempaan masih fluktuatif. (Mad/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru