Mendes Marwan Jafar Minta Persidangan Kasus Selok Awar-awar Digelar di Lumajang

lumajangsatu.com

Lumajang (lumajangsatu.com) - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (PDT) dan Transmigrasi, Marwan Ja'far hadir dalam peringatan 100 hari meinggalnya alm. Salim Kancil di Watu Pecak (03/01). Dalam kesempatan itu, rencana sidang kasus Salim Kancil akan digelar di Surabaya juga didengar oleh sang menteri.

"Saya minta agar persidangan kasus Selok Awar-awar bisa digelar di Lumajang," ujar Marwan Ja'far saat menyampikan sambutan.

Baca juga: Ketua DPRD Lumajang Hadiri Pelantikan PPDI, Perangkat Desa Diajak Jadi Pelopor Pelayanan yang Melayani dan Berintegritas

Persidangan kasus Selok Awar-awar harus bisa diikuti oleh warga Lumajang sehingga bisa memberikan rasa adil bagi korban dan pelaku. Marwan meminta para aktivis untuk mengawal agar sidang kasus Selok Awar-awar bisa digelar di Lumajang.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Santri Diajak Jadi Penggerak Ekonomi dan Penjaga NKRI

"Jika digelar di Surabaya, warga Lumajang tidak bisa ikut melakukan pengawasan proses persidangan," terangnya.

Baca juga: DPRD Lumajang Hadiri Pengukuhan Pengurus HKTI 2026–2031, Pemuda Didorong Jadi Pahlawan Pangan Masa Depan

Tosan warga Selok Awar-awar menyambut baik pernyataan menteri desa Marwan Ja'far. Tosan dan warga sangat senang jika persidangan digelar di Lumajang tidak degelar di Surabaya. "Kami senang pak menteri meminta agar persidangan Selok Awar-awar digelar di Lumajang," terang Tosan.(Yd/red)

Editor : Redaksi

Politik dan Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru