Lumajang(lumajangsatu.com)- Banjir lahar dingin gunung semeru yang terjadi beberapa minggu terakhir membuat sejumlah bangunan tanggul dan tangkis di 3 aliran lahar Semeru rusak.
"Ada yang rusak ringan, ada juga yang rusak parah mas," ungkap Nur Afandi, Petugas Balai Besar Wilayah Sungai Berantas saat ditanya lumajangsatu.com, senin (22/02/16).
Baca juga: Dukung Peningkatan IPM dan RLS, Fraksi PDI Perjuangan Lumajang Gagas Beasiswa Gotong Royong
Lebih lanjut, Nur Afandi menjelaskan jika kerusakan tanggul itu selain tergerus lahar hujan, sejumlah penambangan nakal masih banyak ditemukan, yang mengambil pasir di dekat tanggul.
Baca juga: PDI Perjuangan Lumajang Rilis Kinerja Fraksi DPRD Selama Tahun 2025
"Yang pasti akibat tergerus banjir mas, tetapi ada juga penyebab lain yang membuat tanggul ini jebol," lanjutnya.
Bangunan milik Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumberdaya Air, balai besar wilayah sungai berantas mencatat terdapat tiga aliran yang rusak, yakni di das sungai mujur, das rejali, dan das glidik.
Baca juga: Soroti Implementasi Perbup Pertambangan, DPRD Terima Audiensi PC PMII Lumajang
Meski begitu, hingga saat ini bangunan tanggul ini masih cukup efektif untuk mengarahkan air laharan agar tidak meluap kepermukiman warga. Namun pihak balai besar wilayah sungai berantas akan terus melakukan pemantauan, jika terdapat bangunan yang rusak parah pihaknya akan segera melakukan perbaikan agar tak sampai menelan korban jiwa. (Mad/red)
Editor : Redaksi