Lumajang (lumajangsatu.com) - Petani durian Desa Pundungsari Kecamatan Tempursari terus dibuat pusing. Pasalnya, saat jelang panen durian malah ada serangan bajing atau tupai ke kebun-kebun durian warga.
"Tadi pagi dikebun, saya temukan 5 durian jatuh semuanya bolong dan tidak bisa dijual," ujar Rahman salah seorang warga Pundungsari, Selasa (01/03/2016).
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Warga mengira serangan tupai tersebut karena habitatnya semakin jauh karena banyak hutan di Tempursari sudah beralih fungsi. Kerena kekurangan makanan ditengah populasi tupai yang semakin banyak akhirnya menyerbu kebun-kebun warga.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
"Mungkin karena habitatnya semakin jauh sebab banyak hutan yang sudah beralih fungsi dan hutannya semakin jauh, sehingga mencari makan ke kebun warga" jelasnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Upaya memberi kain warna-warni di pohon durian juga tidak efektif karena tupai-tupai tersebut tidak takut. Biasanya tupai memakan durian saat subuh jelang matahari terbit. "Musim ini serangan tupai yang paling parah mas," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi