Lumajang(lumajangsatu.com)- Persidangan Kasus teror SMS terhadap 3 Jurnalis Televisi di Lumajang kembali dilanjutkan di Pengadilan Negeri Jl. Gatot Subroto No. 74 Lumajang, Rabu (02/03/16). Selain terdakwa Halil Alias Palil, 3 Jurnalis korban teror juga dihadirkan untuk memberikan kesaksian dalam persidangan.
Ketua majelis hakim Aji Suryo, beserta jaksa penuntut umum (JPU) meminta keterangan satu persatu dari ketiga jurnalis korban teror, yakni Wawan Sugiarto jurnalis TV-ONE, Abdul Rohman jurnalis Kompas-tv, dam Achmad Arif jurnalis JTV.
Baca juga: HUT ke-15, NasDem Lumajang Targetkan Tambah Kursi Legislatif di Pemilu 2029
"Iya saya kenal sama terdakwa yang mulia, jawab Wawan Sugiarto, salah satu junalis korban teror saat ditanya ketua majelis hakim dalam persidangan.
Lebih lanjut, keterangan ke-3 saksi yang menjadi korban teror sms pengancaman pembunuhan itu mengaku telah mencurigai terdakwa Halil alias Palil sebelum polisi menangkapnya.
"Ya sempat curiga sih, soalnya sebelum sms itu masuk ia sering menghubungi kami (3 jurnalis) dan mengaku jika pekerjaannya macet gara-gara kasus salim kancil itu," tambah jurnalis TV-ONE itu.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Meski terdakwa tetap bersikukuh tidak mengakui perbuatan yang didakwakan kepadanya, persidangan akan terus dilanjutkan pada hari selasa mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi lainnya. (Mad/red)
Editor : Redaksi