Lumajang (lumajangsatu.com) - Komisi B DPRD Lumajang kecewa dengan hasil pembangunan taman di Alun-alun Lumajang. Pasalnya, masih belum dapat satu tahun sudah banyak yang rusak seperti air mancur dan juga tempat duduknya ambles.
"Kita merasa kecewa dengan pengerjaan dari rekanan ini ya," ujar Solikin Ketua Komisi B DPRD Lumajang saat melakukan sidak, Jum'at (04/03/2016).
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Seharusnya, konsultasn perencanaan dan konsultan pengawas jeli dalam melakukan perencanaan dan pengawasan sehingga hasilnya bagus. Alun-alun Lumajang merupakan salah satu Icon Lumajang, sehingga harus dibangaun dengan baik agar bertambah cantik.
"Alun-alun ini adalah Icon Lumajang, kita bangun agar tambah cantik bukan malah amburadul," papar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lumajang itu.
Pengerjaan taman Alun-alun meliputi dua titik yakni tulisan Alun-alun Lumajang dan patung Kuda Kencak serta air mencur dibawah pohon beringin oleh pihak rekanan CV. candra Mega dari Bondowoso. Alokasi anggaran dari APBD tahun 2015 mencapai Rp. 494.000.000.
"Tadi kita sudah undang rekenan yang membangun taman Alun-alun, namun masih dalam perjalanan," pungkasnya.(Yd/red)
Pembangunan Air Mancur Taman Alun-alun Lumajang Amburadul
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
Lumajang (lumajangsatu.com) - Komisi B DPRD Lumajang kecewa dengan hasil pembangunan taman di Alun-alun Lumajang. Pasalnya, masih belum dapat satu tahun sudah banyak yang rusak seperti air mancur dan juga tempat duduknya ambles.
"Kita merasa kecewa dengan pengerjaan dari rekanan ini ya," ujar Solikin Ketua Komisi B DPRD Lumajang saat melakukan sidak, Jum'at (04/03/2016).
Seharusnya, konsultasn perencanaan dan konsultan pengawas jeli dalam melakukan perencanaan dan pengawasan sehingga hasilnya bagus. Alun-alun Lumajang merupakan salah satu Icon Lumajang, sehingga harus dibangaun dengan baik agar bertambah cantik.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
"Alun-alun ini adalah Icon Lumajang, kita bangun agar tambah cantik bukan malah amburadul," papar Sekretaris DPC PDI Perjuangan Lumajang itu.
Pengerjaan taman Alun-alun meliputi dua titik yakni tulisan Alun-alun Lumajang dan patung Kuda Kencak serta air mencur dibawah pohon beringin oleh pihak rekanan CV. candra Mega dari Bondowoso. Alokasi anggaran dari APBD tahun 2015 mencapai Rp. 494.000.000.
"Tadi kita sudah undang rekenan yang membangun taman Alun-alun, namun masih dalam perjalanan," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi