Padang(lumajangsatu.com) - Musim hujan bukan waktu yang baik bagi para petani sayuran teladak di sekitar Rowo Kancu Desa Kalisemut Kecamatan Padang. Pasalnya, sayur teladak tidak baik untu tumbuh.
"Kalau musim hujan, tidak baik untuk sayuran teladak," ungkap Bunadi salah satu warga.
Baca juga: Satu Komando, DPC PPP Lumajang Dukung Penuh Hasil Rakornas DPP
Menurut dia, Teladak adalah sayuran yang suka air. Bahkan, Sayuran yang dikenal dengan harga murah. "Kalau beli disini, dua ribu saja sudah bisa satu kresek sedang," paparnya.
Baca juga: Dua Ambulan Panji Bangsa PKB Siap Layani Masyarakat Lumajang Secara Gratis
Suman, salah satu petani Sayur Teladak mengaku, bercocok tanam sayuran suka air ini, bukan gampang. Namun, perlu perhatian dan pengawasan yang menerus. "Kita harus melihat kondisi airnya, kalau bukan dari air sumber, jangan harap bagus," terangnya.
Sayur teladak tidak suka dengan air sumber bercambur air hujan. Selain tumbuhnya kerdil, kandungan air di teladak juga tidak segar. "Jadi sayura teladak akan langka bila musim hujan, seperti saat ini," terangnya.(ls/red)
Editor : Redaksi