Padang(lumajangsatu.com) - Musim hujan bukan waktu yang baik bagi para petani sayuran teladak di sekitar Rowo Kancu Desa Kalisemut Kecamatan Padang. Pasalnya, sayur teladak tidak baik untu tumbuh.
"Kalau musim hujan, tidak baik untuk sayuran teladak," ungkap Bunadi salah satu warga.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
Menurut dia, Teladak adalah sayuran yang suka air. Bahkan, Sayuran yang dikenal dengan harga murah. "Kalau beli disini, dua ribu saja sudah bisa satu kresek sedang," paparnya.
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Suman, salah satu petani Sayur Teladak mengaku, bercocok tanam sayuran suka air ini, bukan gampang. Namun, perlu perhatian dan pengawasan yang menerus. "Kita harus melihat kondisi airnya, kalau bukan dari air sumber, jangan harap bagus," terangnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Sayur teladak tidak suka dengan air sumber bercambur air hujan. Selain tumbuhnya kerdil, kandungan air di teladak juga tidak segar. "Jadi sayura teladak akan langka bila musim hujan, seperti saat ini," terangnya.(ls/red)
Editor : Redaksi