Lumajang (lumajangsatu.com) - Jajaran Polisi Lalu lintas Polres Lumajang ikut mengkampenykan salam jari "L" I Like Lumajang. Suka dan cinta Lumajang harus diwujudkan dengan tertib berkendara dan tidak ngebut dijalan, karena akan membahayakan diri dan pengedara yang lain.
"I Like Lumajang, suka dan cinta Lumajang harus diwujudkan dengan tertib berlalu lintas, patuhi rambu dan lengkapi surat kendaraan dan lainnya," ujar AKP Ridho Tri Putranto SIK, Kasatlantas Polres Lumajang usai lomba senam tongkat di peringatan hari Bhayangkara ke-70, Senin (30/05/2016).
Baca juga: DPRD Lumajang Dukung Semua Tuntutan Aksi, Ajak Mahasiswa Ikut Awasi Program Pemerintah
Tingkat kepatuhan dan kedisiplinan pengendara di Lumajang masih terbilang agak rendah. Hal itu bisa terlihat saat operasi patuh yang berakhir tanggal 29 Mei 2016, ada 2.100 tilang yang dilakukan.
Baca juga: Desak Perbaikan Tata Kelola MBG dan KDKMP, Mahasiswa Demo Depan DPRD Lumajang
"Saat operasi patuh yang berakhir tanggal 29 kemaren, ada 2.100 tilang yang dilakukan," jelasnya.
Operasi patuh memang difokuskan dipinggiran Lumajang seperti di Kecamatan. Rata-rata, pelanggaran yang dilakukan tidak memiliki SIM, tidak membawa surat-surat kendaraan dan tidak memakai helm.
Baca juga: Dari Lumajang untuk Cina: Cara Darrel Mengenalkan Pesona Tumpak Sewu ke Dunia
"Alasan klasiknya tetap, rumahnya dekat, keluar sebentar, namun tetap kita tilang karena pelanggran tidak memandang jauh atau dekat," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi