Lumajang (lumajangsatu.com) - Nasib nahas dialami tiga bocah asal desa Pekel Kecamatan Gucialit. Ketiganya tewas tenggelam di Embung Air hujan di Dusun Wonoasri Desa Wonokerto Kecamatan Gucialit.
Ketiga korban awalnya bermian dengan rekan-rekanya yang berjumlah lima orang di Embung buatan. ketiga korban diduga terpelest dan tidak bisa berenang sehingga ketiga korban saat dievakuasi sudah dalam keadaan meinggal dunia.
Baca juga: Muhamad Hotep Terpilih Aklamasi Pimpin ABPEDNAS Lumajang, Kejari Jalin Kerja Sama Pengawasan Desa
"Ada tiga korban mas, kemungkinan terpelset dan tidak bisa berenang dan Embungnya itu dalam sekitar 3 meter," ujar Lasiono salah seorang warga Gucialit, Senin (27/06/2016).
Baca juga: Kejurkab Bulu Tangkis Lumajang 2026 Momentum Jaring Atlet Berprestasi
Setelah berhasil dievakusi korban kemudian dibawa ke rumah duka masing-maisng menggunkan mobil polisi. Mayat ketiag bocah itu langsung dimakamkan oleh kelurga diringi sak tangis sanak saudara. "Tadi langsung dimakamkan sekitar siang mas," jelasnya.
Baca juga: Sengketa Advokat Wiwin dengan Mantan Kliennya Masuk Gugatan ke Pengadilan Negeri Lumajang
Ketiga korban anatara lain, Ali (13), Rio Febrian (13) dan Ghofur (15) warga Dusun Sumberagung Desa Pakel Kecamatan Gucialit. "Ketiga korban ini masih satu dusun mas," pungkasnya.(Yd/red)
Editor : Redaksi